Penumpang kereta api. (Dok. Istimewa)
Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi kereta api pada masa angkutan Lebaran tahun ini cukup tinggi.
"Hal ini terlihat dari tren penjualan tiket yang terus meningkat, khususnya pada tanggal-tanggal favorit keberangkatan," ujarnya.
Berdasarkan data penjualan tiket hingga 9 Februari 2026, berikut perkembangan tingkat okupansi pada sejumlah tanggal keberangkatan:
1. 11 Maret 2026, tingkat penjualan tiket mencapai sekitar 26 persen.
KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual 80 persen, arah sebaliknya 30 persen.
KA Rajabasa terjual 15 persen.
KA Sindang Marga (PP) terjual 4 persen.
2. 12 Maret 2026, tingkat penjualan mencapai 53 persen.
KA Bukit Serelo tujuan Lubuk Linggau terjual 104 persen, arah sebaliknya 93 persen.
KA Rajabasa terjual 40 persen.
KA Sindang Marga (PP) terjual 6 persen.
3. 13–15 Maret 2026, penjualan tiket mencapai sekitar 81 persen.
KA Bukit Serelo (PP) terjual hingga 105 persen.
KA Rajabasa terjual 101 persen.
KA Sindang Marga (PP) terjual sekitar 23 persen.
4. 16–17 Maret 2026, tingkat penjualan sekitar 35 persen, dikarenakan pada tanggal ini terdapat program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dishub Provinsi Sumsel untuk KA Bukit Serelo tujuan Lubuk Linggau dan KA Rajabasa tujuan Tanjungkarang.
5. 18–26 Maret 2026, tingkat penjualan rata-rata mencapai 75 persen.
KA Bukit Serelo (PP) rata-rata terjual sekitar 108 persen.
KA Rajabasa tujuan Tanjungkarang rata-rata terjual 101 persen.
KA Sindang Marga (PP) terjual sekitar 16 persen.