Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat
Salah satu santri, Siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah bernama Mgs Fathan mengatakan, mereka mengonsumsi MBG sekitar pukul 09.50 WIB. Berselang beberapa jam mengonsumsi MBG, para siswa mulai mengeluh sakit perut disertai mual dan muntah.
"Setelah beberapa jam perut saya sakit seperti ditarik-tarik, lalu muntah-muntah dan tidak bisa makan lagi," ungkap Fathan.
Orang tua korban, Yona, mengatakan sepulang sekolah anaknya mengeluhkan kondisi yang dirasakannya usai menyantap MBG. Ia bahkan sempat melihat anaknya muntah hingga delapan kali sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit, setelah terlebih dahulu mendapat penanganan medis awal di rumah.
"Saya kaget dapat kabar anak saya muntah-muntah. Sudah delapan kali muntah, minum apa pun keluar lagi,” beber dia.