Palembang, IDN Times - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Selatan merespons rencana Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, soal pencopotan jam analog di Jembatan Ampera. Diketahui wacana pencopotan jam tersebut karena mengalami kerusakan mesin hingga membuat waktu tidak akurat, dan menimbulkan keluhan warga yang meminta adanya perrbaikan.
"Pencopotan jam besar memerlukan waktu cukup panjang, karena untuk bekerja di ketinggian ada persyaratan yang harus dipenuhi," ujar Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sumsel, Nugraha, Kamis (7/5/2026).
