Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rekayasa Lalu Lintas Jalur Palembang-Jambi Berlaku 13 Maret 2026
Ilustrasi kemacetan dan padat lalu lintas. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
  • Dinas Perhubungan Sumsel akan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur Palembang–Jambi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik dan balik Lebaran.
  • Kendaraan dari arah Palembang diarahkan keluar melalui gerbang tol Pangkalan Balai, sedangkan dari arah Jambi masuk lewat exit tol Pulau Rimau agar arus kendaraan tidak bertemu di ruas yang sama.
  • Dishub Sumsel berkoordinasi dengan pengelola tol dan mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas serta rambu lalu lintas demi kelancaran perjalanan selama periode mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Maret 2026

Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, mengumumkan bahwa rekayasa lalu lintas di jalur Palembang–Jambi akan diberlakukan mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

13–30 Maret 2026

Rekayasa lalu lintas diterapkan di jalur Palembang–Jambi untuk mengurai kemacetan selama periode arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026. Kendaraan dari arah Palembang diarahkan keluar melalui gerbang tol Pangkalan Balai, sedangkan dari arah Jambi masuk melalui exit tol Pulau Rimau.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dinas Perhubungan Sumatra Selatan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalur Palembang–Jambi untuk mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026.
  • Who?
    Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, bersama petugas lapangan dan pengelola jalan tol terlibat dalam pelaksanaan pengaturan arus kendaraan tersebut.
  • Where?
    Rekayasa dilakukan di Jalur Palembang–Jambi, terutama di kawasan Betung, Pulau Rimau, gerbang tol Pangkalan Balai, dan exit tol Pulau Rimau.
  • When?
    Penerapan rekayasa lalu lintas berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026, bertepatan dengan periode arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur arteri yang sempit serta menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik Lebaran.
  • How?
    Kendaraan dari arah Palembang diarahkan keluar melalui gerbang tol Pangkalan Balai, sedangkan dari arah Jambi masuk melalui exit tol Pulau Rimau agar arus tidak bertemu di ruas yang sama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Akan ada aturan baru di jalan Palembang ke Jambi mulai tanggal 13 Maret 2026. Orang dari Dinas Perhubungan mau bikin jalan jadi tidak macet waktu banyak orang mudik Lebaran. Mobil dari Palembang nanti lewat pintu tol Pangkalan Balai, dan mobil dari Jambi lewat tol Pulau Rimau. Sekarang mereka siap atur supaya jalan lancar dan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Dinas Perhubungan Sumatra Selatan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalur Palembang-Jambi yang merupakan kawasan rawan macet saat periode arus mudik dan balik saat libur lebaran Idul Fitri 2026.

"Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan mulai 13 hingga 30 Maret 2026," ujar Kepala Dishub Sumsel, Musni Wijaya, Kamis (12/3/2026).

1. Kawasan Betung dan Pulau Rimau titik awal kepadatan lalu lintas

ilustrasi jalan tol (jasamarga.com)

Prediksi kepadatan lalu lintas di jalur Palembang-Jambi berada dari titik awal kawasan Betung dan Pulau Rimau. Wilayah tersebut kerap mengalami kepadatan saat arus mudik.

Dalam skema yang disiapkan, kendaraan dari arah Palembang menuju Jambi akan diarahkan keluar melalui gerbang tol Pangkalan Balai. Pengalihan dilakukan agar kendaraan tak menumpuk di jalur arteri yang relatif sempit.

2. Kendaraan arah Jambi-Palembang diarahkan masuk exit tol Pulau Rimau

Potret jalan tol (unsplash.com/Thomas Khant)

Sementara kata Musni, kendaraan yang datang dari arah Jambi-Palembang diarahkan masuk melalui exit tol Pulau Rimau sehingga pergerakan kendaraan dari dua arah tidak bertemu di ruas jalan yang sama.

“Kami memanfaatkan jalur tol secara situasional agar distribusi kendaraan lebih merata. Dengan cara ini diharapkan kepadatan di jalur arteri bisa berkurang," jelasnya.

3. Minta masyarakat kerjasama dalam mengikuti rekayasa arus lalu lintas

ilustrasi kemacetan (pexels.com/Life Of Pix)

Menurut dia, Dinas Perhubungan Sumsel juga telah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol untuk memastikan pengaturan arus kendaraan dapat berjalan efektif selama periode mudik Lebaran.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi rambu lalu lintas demi menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan agar perjalanan mudik tahun ini bisa berlangsung lebih aman dan lancar," jelas dia.

Editorial Team