Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggota DPR RI dari Sumatra Barat, Andre Rosiade
Anggota DPR RI dari Sumatra Barat, Andre Rosiade (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Intinya sih...

  • Anggaran terbesar sebesar Rp18,3 triliun akan digunakan oleh Kementerian PU untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana di Sumatra Barat.

  • Sisa anggaran sekitar Rp4,8 triliun akan digunakan oleh instansi lain seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Perumahan untuk rehabilitasi lahan pertanian dan membangun kembali hunian tetap.

  • Andre Rosiade mengapresiasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatra Barat serta berharap agar anggaran tersebut dapat membuat Sumatra Barat pulih kembali.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Pemerintah pusat akan mengucurkan anggaran triliunan rupiah untuk memulihkan kembali Sumatra Barat usai dilanda berbagai bencana pada akhir November 2025 silam.

"Untuk penanganan bencana di Sumbar ini saya dapat informasi bahwa bapak Presiden Prabowo mengucurkan anggaran sebesar Rp18,3 triliun," kata anggota DPR RI dari Sumatra Barat, Andre Rosiade, Senin (19/1/2026).

Ia mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai keperluan untuk membangun kembali Sumatra Barat usai menghadapi bencana pada akhir tahun 2025 lalu.

1. Anggaran terbesar untuk Kementerian PU

Anggota DPR RI dari Sumatra Barat, Andre Rosiade melihat keadaan di lokasi bencana di Malalak (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Menurut Andre, anggaran sebesar Rp18,3 triliun tersebut nantinya paling banyak akan digunakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk membangun kembali Sumatra Barat.

"Untuk Kementerian PU anggarannya sebesar Rp13,5 triliun dan selebihnya nanti akan digunakan untuk keperluan di Kementerian lainnya," katanya.

Anggaran tersebut menurut Andre akan digunakan untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana seperti jalan, jembatan dan beberapa fasilitas umum lainnya.

2. Sebanyak Rp4,8 triliun untuk keperluan lainnya

Keadaan di lokasi bencana banjir bandang yang terjadi di Batu Busuk Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Sementara, sisa anggaran sekitar Rp4,8 triliun yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut nantinya akan digunakan oleh instansi dan lembaga lainnya.

"Seperti Kementerian Pertanian akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap lahan pertanian yang rusak akibat bencana lalu," katanya.

Selain itu, anggaran tersebut juga akan digunakan oleh Kementerian Perumahan untuk membangun kembali hunian tetap (Huntap) untuk warga yang kehilangan tempat tinggalnya.

"Anggaran itu nantinya juga akan digunakan oleh BNPB dan lembaga lainnya untuk memulihkan kembali keadaan di Sumatra Barat ini agar kembali membaik," katanya.

3. Apresiasi R3P yang cepat

Anggota DPR RI dari Sumatra Barat, Andre Rosiade (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Andre Rosiade juga mengapresiasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang dilakukan oleh pemprov dan kabupaten/kota yang ada di Sumatra Barat.

"Dari tiga provinsi yang terdampak bencana, kita yang tercepat menyelesaikan R3P ini. Sehingga anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bisa cepat dikucurkan," katanya.

Ia berharap, dengan anggaran sebesar Rp18,3 triliun tersebut bisa membuat Sumatra Barat kembali pulih seperti biasanya dan masyarakat bisa kembali melakukan kegiatan seperti sebelumnya.

Editorial Team