Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi melakukan olah TKP penusukan lansia di Lubuk Linggau.
Polisi melakukan olah TKP penusukan lansia di Lubuk Linggau. (Dok. Polres Lubuk Linggau)

Intinya sih...

  • Pelaku datang pagi hari dan disambut cucu korban

  • Korban ditusuk bertubi-tubi dan mencoba melawan pelaku

  • Korban dikenal sebagai warga yang baik, tak kenal dengan pelaku

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lubuk Linggau, IDN Times - Sutrisno (60) warga Jalan Manggis RT 5 Kelurahan Megang Kecamatan Lubuk Linggau Utara II Kota Lubuk Linggau diserang orang tak dikenal (OTD) di rumahnya usai pulang sholat Subuh di masjid pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Serangan membabi-buta tersebut mengakibatkan Ketua Kesenian Kuda Lumping Turonggo Kencono ini mengalami 13 luka tusuk dan menderita luka. Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit setelah diselamatkan warga setempat.

1. Pelaku datang pagi hari dan disambut cucu korban

Ilustrasi penusukan (Foto: IDN Times)

Salah seorang saksi mata, Dimas yang juga cucu korban menjelaskan, awalnya ada seseorang datang bertamu pada pagi tersebut. Karena menduga kenal dengan kakeknya, makanya ia membuka pintu.

Kemudian pria tersebut masuk ke dalam rumah dan ketika bertemu dengan korban Sutrisno yang sedang di depan kamar, pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

"Saat adik saya yang masih SD membuka terali pintu rumah, suasana lorong rumah masih dalam keadaan sepi karena masih pagi. Orang itu menggunakan hoodie hitam dan langsung mengejar adik saya. Sontak adik saya langsung masuk rumah," ujarnya.

2. Korban ditusuk bertubi-tubi dan mencoba melawan pelaku

Ilustrasi penusukan. (IDN Times/Mia Amalia)

Mendengar teriakan cucunya, Sutrisno yang masih dalam kamar sehabis pulang dari Masjid menunaikan salat subuh langsung keluar kamar. Kemudian pelaku saat melihat Sutrisno langsung masuk ke dalam rumah dan mendorongnya, pelaku menusuknya bertubi-tubi.

"Kakek saya itu didorong pelaku langsung diserang dengan pisau secara membabi buta. Kakek langsung melawan dengan menendang pelaku hingga terjatuh. Namun pelaku kembali menyerangnya dengan pisau," jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, mereka pun minta tolong kepada kerabat dan keluarganya. Sehingga kerabat dan keluarga langsung mengejar pelaku. Pelaku kini sudah dibawa di Polres Lubuk Linggau, bersama dengan barang bukti berupa 2 bilah pisau. Sedangkan warga lainnya langsung membawa korban ke rumah sakit.

3. Korban dikenal sebagai warga yang baik, tak kenal dengan pelaku

Ilustrasi penusukan (IDN Times/Arief Rahmat)

Ketua RT 5 Kelurahan Megang, Susdi Ariansyah menambahkan, usai menerima laporan dari warga dirinya langsung ke lokasi.

"Korban tidak kenal dengan pelaku. Selama ini orangnya baik, dengan tetangga juga pernah baik dan ibadahnya rakin,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Pidum Polres Lubuk Linggau Ipda Suwarno mengatakan, pelaku penusukan yakni Noval sudah diringkus dan dibawa ke Polres. Saat ini pihaknya sudah melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan saksi-saksi

"Pelaku dan korban tidak saling kenal. Mengenai motif belum diketahui. Barang bukti 2 pisau juga sudah diamankan. Untuk kondisi korban stabil, saat ini di rumah sakit,” ungkapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team