Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penerbangan di SMB II Terganggu Kabut Asap, Satu Pesawat Putar Balik
Ruang tunggu Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Citilink QG 980 rute Jakarta (CGK)-Palembang (PLM) yang mengalami Return to Base (RTB) atau putar balik ke bandara asal

  • Kondisi jarak pandang yang hanya mencapai sekitar 500 meter membuat operasional penerbangan harus disesuaikan dengan kondisi cuaca

  • Penumpang diimbau memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times -‎ Kondisi Kota Palembang yang diselimuti kabut asap dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II).

Tercatat, jarak pandang Bandara SMB II Palembang hanya 600 meter atau berada di bawah standar minimal penerbangan pada 3 Oktober pukul 06.00 WIB. Sejumlah penerbangan mengalami penundaan.

Bahkan satu pesawat putar balik harus kembali ke bandara asal.

1. Kondisi visibility berada di bawah batas minimal berdampak terhadap penerbangan

Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan, kondisi visibility yang berada di bawah batas minimal berdampak terhadap penerbangan yang dijadwalkan tiba maupun berangkat dari Palembang.

Untuk penerbangan kedatangan, terdapat empat penerbangan yang terdampak. Salah satunya Citilink QG 980 rute Jakarta (CGK)-Palembang (PLM) yang mengalami Return to Base (RTB) atau putar balik ke bandara asal.

Selain Citilink, maskapai Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 933 rute Yogyakarta (YIA)-Palembang, IU 924 rute Jakarta-Palembang, serta Garuda Indonesia GA 102 rute Jakarta-Palembang juga ditunda.

2. Kondisi jarak pandang hanya sekitar 600 meter

Situasi Bandara SMB II Palembang (Dok. IDN Times)

Sementara dari sisi keberangkatan, empat penerbangan yang terdampak yakni Citilink QG 981 rute Palembang-Jakarta, Super Air Jet IU 964 dan IU 871 rute Palembang-Jakarta, serta Garuda Indonesia GA 107 rute Palembang-Jakarta.

“Penundaan ini terjadi akibat Visibility Below Minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan,” ujar Syaugi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).

Kondisi jarak pandang yang hanya mencapai sekitar 600 meter membuat operasional penerbangan harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan standar keselamatan penerbangan. Pihak bandara bersama maskapai terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan cuaca dan kondisi visibility di sekitar Bandara SMB II.

3. Pengelola bandara memastikan keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama

Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Pengelola Bandara SMB II memastikan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Penumpang juga diimbau memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau informasi terbaru melalui maskapai masing-masing,” jelas Syaugi.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, konsentrasi partikulat atau PM 2.5 mencapai 338,5 mikrometer sejak pukul 00.00WIB sehingga kualitas udara di kota Palembang berada di level berbahaya. Hingga pukul 10.00 WIB, kualitas udara di Palembang pun masih di level berbahaya dengan PM 2.5 mencapai 260.1 mikrometer. Angka ini jauh melebih ambang batas yakni 0-15,5 mikrometer.

Curated For You

Editorial Team

Related Article