Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Sumsel Bantu Akomodasi Keluarga Korban Kecelakaan Bus ALS
Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Pemprov Sumsel memberikan bantuan akomodasi penuh bagi keluarga korban kecelakaan Bus ALS dan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara, termasuk kebutuhan makan, minum, dan tempat tinggal.
  • Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya ketepatan proses identifikasi jenazah agar tidak terjadi kesalahan saat penyerahan kepada keluarga yang sebagian besar berasal dari luar daerah.
  • Penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan 16 orang masih diselidiki kepolisian, sementara Pemprov Sumsel fokus pada pelayanan kemanusiaan bagi keluarga korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memberikan bantuan akomodasi dan pelayanan penuh bagi keluarga korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara.
  • Who?
    Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru bersama jajaran Pemprov Sumsel serta keluarga korban kecelakaan yang menunggu proses identifikasi jenazah di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
  • Where?
    Bantuan diberikan di Palembang, khususnya di posko identifikasi korban RS Bhayangkara Moh Hasan, setelah kecelakaan terjadi di wilayah Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan.
  • When?
    Kecelakaan terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sementara pernyataan resmi Gubernur disampaikan Kamis, 7 Mei 2026. Proses identifikasi dan pendampingan masih berlangsung hingga saat ini.
  • Why?
    Bantuan diberikan karena sebagian besar keluarga korban berasal dari luar daerah dan membutuhkan dukungan logistik selama menunggu proses identifikasi jenazah agar tidak terbebani biaya selama berada di Palembang.
  • How?
    Pemprov Sumsel menyediakan kebutuhan makan, minum, dan tempat tinggal bagi keluarga korban melalui tenda-tenda di area rumah sakit serta menjamin kelancaran proses forensik dan pencocokan identitas jenazah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada bus dan truk tabrakan di Musi Rawas Utara, banyak orang meninggal. Keluarga orang yang jadi korban datang ke Palembang untuk menunggu kabar. Pemerintah Sumatra Selatan bantu mereka makan, minum, dan tempat tidur. Gubernurnya bilang biar keluarga tidak susah dulu. Polisi masih cari tahu kenapa tabrakan itu bisa terjadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan akan membantu akomodasi dan memberi pelayanan penuh bagi seluruh keluarga korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM, Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026) kemarin.

"Mereka (keluarga) yang menunggu proses identifikasi akan dibantu Pemprov Sumsel untuk kebutuhan makan, minum, hingga tempat tinggal selama proses berlangsung," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru, Kamis (7/5/2026).

1. Gubernur Sumsel tidak ingin keluarga korban Bus ALS terbebani biaya di Palembang

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Saat ini sejumlah keluarga yang akan membawa pulang korban jenazah kecelakaan Bus ALS masih menunggu di posko khusus RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Beberapa tenda dipasang di lokasi indentifikasi korban sebagai bentuk pelayanan pemerintah terhadap keluarga yang mendampingi pemeriksaan forensik untuk pencocokan identitas diri korban.

"Kita ingin mereka fokus pada keluarga tanpa harus terbebani masalah biaya selama di Palembang," jelasnya.

2. Ingatkan agar akurasi identifikasi dan pencocokan data jangan mengalami kesalahan

identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (Dok. Polda Sumsel)

Deru menyampaikan, tanggungan akomodasi menjadi tanggung jawan pemprov karena mayoritas keluarga korban berasal dari luar daerah, seperti Sumatra Utara dan Jawa Tengah. Mereka harus menempuh perjalanan jauh menuju Palembang.

Selain bantuan logistik, ia juga menekankan pentingnya akurasi dalam proses identifikasi jenazah. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan prosedur saat jenazah diserahkan dan dibawa pulang oleh keluarga.

"Proses identifikasi ini sangat penting. Kita ingin memastikan jenazah yang dibawa pulang benar-benar sesuai dengan identitasnya. Selama menunggu, kita jamin kebutuhannya," kata dia.

3. Herman Deru menghormati proses hukum pemeriksaan kecelakaan Bus ALS

identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sementara mengenai penyebab pasti tabrakan maut yang merenggut 16 nyawa dari tragedi yang terjadi Musi Rawas Utara, Deru memilih untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya tidak masuk ke ranah penyebab kecelakaan, itu ranah kepolisian. Nanti Kapolda akan memberikan keterangan setelah data akurat terkumpul. Saat ini, fokus utama kami adalah sisi kemanusiaan dan pelayanan terhadap keluarga yang berduka," jelasnya.

Editorial Team