Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Seorang warga di Batu Busuk, Padang mengabarkan keluarganya terkait keadaan terbaru di tempat tinggalnya
Seorang warga di Batu Busuk, Padang mengabarkan keluarganya terkait keadaan terbaru di tempat tinggalnya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Intinya sih...

  • Kerugian pada sektor perumahan mencapai Rp2,4 triliun, dengan ribuan rumah warga rusak ringan hingga berat.

  • Kerugian pada sektor infrastruktur mencapai Rp2,7 triliun, termasuk kerusakan jalan, jembatan, bendungan, dan 5 gedung pemerintahan.

  • Pemkot Padang juga mencatat kerugian pada sektor ekonomi (Rp154 miliar), sosial (Rp93 miliar), dan lintas sektor lainnya (Rp140 miliar).

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Pemerintah Kota Padang mencatat kerugian akibat bencana ekologi yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025 hingga awal Januari 2026 lalu mencapai triliunan rupiah.

Wali Kota Padang, Fadli Amran mengungkapkan, bencana yang terjadi telah merusak berbagai fasilitas umum serta perumahan masyarakat.

“Setelah diskusi bersama, total kerugian dan kerusakan yang terjadi akibat bencana kemarin itu tercatat mencapai sekitar Rp5,5 triliun,” kata Fadli, Jumat (23/1/2026).

1. Kerugian pada sektor perumahan

Seorang warga memasak di Huntara yang dibuat secara mandiri (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Fadli mengungkapkan, kerugian yang banyak dirasakan oleh masyarakat di Kota Padang adalah pada sektor perumahan yang mengalami rusak ringan hingga berat.

"Untuk sektor perumahan ini kerugian yang kita catat mencapai Rp2,4 triliun. Itu terdiri dari kerusakan terhadap rumah warga yang jumlahnya ribuan unit," katanya.

Fadli merinci, sebanyak 556 rumah warga mengalami rusak berat, 2.207 rumah mengalami rusak sedang, dan 2.934 rumah warga mengalami rusak ringan.

2. Kerugian sektor infrastruktur

Tenaga kesehatan di Padang berjuang menuju lokasi pengungsian yang belum bisa ditempuh dengan kendaraan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Selain pada perumahan warga, kerugian yang dialami Pemkot Padang juga terjadi pada sektor infrastruktur yang rusak, bahkan roboh akibat bencana yang terjadi.

"Pada sektor infrastruktur tercatat kerugian sebesar Rp2,7 triliun. Kerusakan yang terjadi pada jalan, jembatan dan bendungan yang ada di Kota Padang ini," katanya.

Fadli mengatakan, infrastruktur vital yang mengalami kerusakan tercatat sebanyak 31 unit rumah, 13 jembatan roboh, 74 ribu meter jalan rusak, dan juga 22 bendungan rusak.

"Selain itu, lima unit gedung pemerintahan ikut terdampak. Kemudian fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, irigasi, drainase, sistem air bersih, pertanian dan perikanan juga ada," katanya.

3. Kerugian sektor lain

Keadaan di lokasi bencana banjir bandang yang terjadi di Batu Busuk Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Selain dua sektor tersebut, Pemkot Padang juga mencatat adanya kerugian pada sektor ekonomi, sosial hingga kerugian pada lintas sektor lainnya yang juga tidak sedikit.

"Pada sektor ekonomi tercatat kerugian sebesar Rp154 miliar, termasuk sektor sosial sebesar Rp93 miliar dan lintas sektor Rp140 miliar," ungkapnya.

Fadli berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat, kerugian yang diakibatkan oleh bencana tersebut bisa kembali dipulihkan dan membuat Kota Padang bisa kembali bangkit.

Editorial Team