Palembang, IDN Times - Kasus pemerasan terhadap mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya inisial OA saat menjalani residensi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata, diduga dilakukan untuk membiayai gaya hidup seperti kegiatan hiburan malam atau dugem dan penyewaan lapangan padel pelaku.
Informasi tersebut beredar melalui pesan berantai Whatsapp yang menyebar sejak awal Januari 2026, yang diunggah oleh akun Instagram @medicstory.id. Dalam postingan terkait disebutkan, pemerasan yang menimpa OA dilakukan oleh seniornya di lingkungan PPDS RSUP Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
