Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ratu Dewa (IDN Times/Dok. Kominfo Palembang)
Wali Kota Palembang Ratu Dewa (Dok. Kominfo Palembang)

Intinya sih...

  • Pemkot Palembang akan buka pusat kuliner di Pedestrian Jalan Kolonel Atmo tiap malam Minggu dan hari Minggu.

  • Konsep pedestrian di Jalan Kolonel Atmo juga jadi pusat interaksi warga, tempat rekreasi keluarga, dan promosi UMKM lokal.

  • Penataan pusat kuliner melibatkan Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Sumatra Selatan serta Asosiasi Pengusaha Pempek Palembang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana membuka kembali kawasan pusat kuliner di area pedestrian. Sebelumnya, pusat kuliner tersebut berada di Jalan Jenderal Sudirman, kemudian dipetakan ke arah depan Jalan Kolonel Atmo sebagai lokasi baru.

"Kita minta pedagang diinventarisir Dinas Koperasi dan UMKM, siapa saja yang berdagang di pedestrian Kolonel Atmo, supaya aman dan lancar. Termasuk penataan tenant, apakah perlu dibuat seragam," ujar Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam keterangan rilis yang diterima, Minggu (11/1/2026).

1. Pusat kuliner di pedestarian dalam proses penataan

ilustrasi kuliner sate (unsplash.com/Nita Anggraeni Goenawan)

Dewa mengatakan, pusat kuliner di Pedestrian Jalan Kolonel Atmo akan hadir tiap malam Minggu (malming) dan hari Minggu. Lokasi tersebut akan ditata agar tertib dan area itu akan diprioritaskan sebagai wisata malam Bumi Sriwijaya.

"Setiap malam Minggu, Jalan Kolonel Atmo akan kita jadikan kawasan pedestrian. Ini menjadi solusi agar masyarakat Palembang tetap memiliki ruang publik yang nyaman, aman, dan terkelola. Saat ini masih dalam proses penataan," jelas dia.

2. Pemindahan pedestarian dilakukan bertahap

ilustrasi wisata kuliner saat traveling (vecteezy.com/Aleksey Matrenin)

Tak hanya jadi pusat kuliner, konsep pedestrian di Jalan Kolonel Atmo juga bakal dilakukan penutupan jalan dan dirancang sebagai pusat interaksi warga, tempat rekreasi keluarga, sekaligus wadah promosi para pelaku UMKM lokal.

"Kita ingin pedestrian Sudirman dialihkan ke Kolonel Atmo dengan pola bertahap," kata Dewa.

3. Jalan Kolonel Atmo potensi dongkrak wisata

Potret pameran kuliner (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Diketahui, penataan pusat kuliner di pedestrian Jalan Kolonel Atmo akan menggandeng Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (Aspenku) Sumatra Selatan serta Asosiasi Pengusaha Pempek (Aspek) Palembang. Dengan begitu, diharapkan sektor kuliner khas dan daerah makin berkembang.

Menurut Ketua Aspenku Sumsel, Yus Elisa, rencana Pemkot Palembang menyediakan pusat kuliner malam merupakan kegiatan positif. Ia menyebut, Kolonel Atmo memiliki potensi cukup besar untuk menggantikan peran pedestrian Sudirman yang kini tidak lagi berfungsi sebagai ruang publik.

"Secara lokasi, Jalan Kolonel Atmo cukup bagus dan layak untuk menjadi pengganti pedestrian Sudirman yang hilang. Kami yakin wisata malam di kawasan ini nantinya bisa mendongkrak minat wisatawan untuk datang ke Palembang," jelasnya.

Editorial Team