ilustrasi tenggelam (peoplesperspectivenews.co)
Warga setempat, Andi menjelaskan, awal mula kejadian, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban terlihat berjalan menuju kebun karet yang berada di area belakang rumahnya.
"Pada pagi hari korban telah selesai menyadap karet dan selanjutnya di sore hari akan kembali ke kebun untuk memberi obat (cairan pengental karet)," ujarnya.
Begitu sore, bertepatan suara azan Ashar, istri korban menghampiri suaminya ke kebun untuk menyuruhnya pulang melaksanakan salat. Tidak berselang lama kemudian, korban juga pulang ke rumah sekitar pukul 17.00 WIB yang saat itu kebetulan bertemu dengan anak perempuannya yang masih kecil.
"Keluarga mulai menaruh curiga, karena korban yang biasanya memanggil atau ngobrol saat itu diam saja. Saat pulang kondisinya diam dan saat disapa tetap gak mau ngomong. Setelah itu korban kembali lagi ke kebun, hingga akhirnya datang azan Magrib tidak kunjung pulang lagi ke rumahnya," ungkapnya.