Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi begal. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi begal. (IDN Times/Sukma Shakti)

Intinya sih...

  • Pelajar 13 tahun di Palembang mengalami luka tusuk setelah nekat melawan begal yang mencuri gawainya

  • Korban terseret dan ditusuk saat berusaha menghentikan motor pelaku yang mencuri handphone-nya

  • Gawai korban baru dibeli secara kredit dua pekan lalu, kejadian ini dilaporkan dan sedang diselidiki polisi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Aksi pelajar berinisial WA (13) menghalau pelaku begal yang mencuri gawainya terjadi di Palembang. Kejadian nekat tersebut terjadi saat seorang pelaku begal menghampiri korban dan merampas gawai yang dipegang korban di Kawasan 8 Ulu, Seberang Ulu (SU) I Palembang, Senin 9 Februari sekitar pukul 20.00 WIB.

Akibat kejadian ini korban terseret sejauh enam meter. Tak sampai di sana, pelaku bahkan sempat menusuk korban menggunakan senjata tajam hingga dirinya terluka.

"Awalnya anak saya berjalan seorang diri saat didatangi pelaku yang membawa motor. Saat handphonenya diambil anak saya langsung melompat ke atas sepeda motor pelaku," ungkap ibu korban Hatifah saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (10/2/2026).

1. Korban sempat mencoba menghentikan motor pelaku

ilustrasi penyelidikan (unsplash.com/Hiroshi Kimura)

Upaya mempertahankan gawainya berujung tragis, saat korban justru mengalami luka usai ditusuk sajam. Korban yang terseret berusaha menghentikan motor terlapor dengan cara mencabut kunci motor.

Kondisi itu diduga membuat terlapor panik dan mengeluarkan sajam untuk menyerang korban.

"Karena anak saya terus melawan akhirnya pelaku menusuk tangannya kanannya hingga terluka," jelas dia.

2. Korban diduga nekat karena baru saja membeli gawai

ilustrasi penyelidikan (IDN Times/Aditya Pratama)

Nahas, aksi nekat korban menghentikan pelaku tak berbuah hasil. Korban yang terluka lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Berdasarkan keterangan Hatifah, gawai tersebut baru dibeli anaknya dua pekan lalu secara kredit sehingga dirinya nekat melompat untuk menghentikan pelaku.

"Mungkin karena HP itu baru dibeli dan masih kredit, makanya anak saya nekat," jelas dia.

3. Polisi dalami laporan pihak keluarga

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/ Arif)

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, membenarkan adanya laporan terkait pencurian dan kekerasan (curas) yang menimpa korban. Saat ini laporan tersebut tengah dilakukan penyelidikan.

"Laporan sudah kami terima dan saat ini telah dilimpahkan ke penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan," jelas dia.

Editorial Team