Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Muhammadiyah Palembang Gelar Salat Id Hari Ini
Jemaah Muhammadiyah di Palembang menggelar salat id salah satunya di halaman SD Muhammadiyah 6 Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

  • Jemaah Muhammadiyah di Palembang melaksanakan Salat Id lebih awal dari jadwal pemerintah, dengan ribuan warga memadati halaman SD Muhammadiyah 6 sejak pagi.
  • Penetapan waktu Salat Id dilakukan berdasarkan perhitungan astronomi Majelis Tarjih dan Tajdid yang memastikan hilal sudah terlihat di atas ufuk.
  • Muhammadiyah memberi keleluasaan jemaah beribadah di berbagai lokasi tanpa pusat tunggal, sementara sebagian warga berlebaran lebih cepat karena memulai puasa lebih awal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Suasana pagi di Palembang dipenuhi jemaah Muhammadiyah yang berbondong-bondong melaksanakan Salat Id lebih awal dari jadwal yang ditetapkan pemerintah. Salah satu titik pelaksanaan terlihat di halaman SD Muhammadiyah 6 Palembang yang mulai dipadati sejak Jumat pagi (20/1/2026).

Jemaah mulai berdatangan sejak selepas subuh dengan membawa perlengkapan salat masing-masing. Halaman sekolah yang dijadikan lokasi ibadah tampak dipenuhi saf yang tersusun rapi, hingga prosesi salat membeludak ke arah jalan raya yang berada persis di samping SD.

"Penetapan ini bukan sembarangan, melainkan hasil perhitungan astronomi akurat yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid. Secara ilmiah, hilal dipastikan sudah wujud di atas ufuk saat matahari terbenam," Ketua DPW Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, Jumat (20/3/2026).

1. Muhammadiyah tidak menetapkan tempat khusus untuk salat

Jemaah Muhammadiyah di Palembang menggelar salat id salah satunya di halaman SD Muhammadiyah 6 Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Muhammadiyah memberikan kemudahan bagi jemaahnya untuk melaksanakan Salat Id di berbagai masjid tanpa harus terpusat di satu lokasi. Kebijakan ini diterapkan agar jemaah lebih mudah mengakses tempat ibadah, termasuk masjid-masjid Muhammadiyah yang tersebar hingga tingkat kecamatan.

"Muhammadiyah tidak menetapkan satu lokasi terpusat. Pelaksanaan yang tersebar ini memberikan fleksibilitas bagi warga untuk beribadah lebih dekat dari tempat tinggal mereka," ujar Ridwan.

2. Ribuan jemaah diperkirakan hadir dalam Salat Id hari ini

Ilustrasi lebaran, merayakan lebaran. (Unsplash.com/sam sul)

Di salah satu lokasi pelaksanaan Salat Id di Jalan Sudirman Palembang, jemaah terlihat memadati area dalam hingga luar gedung SD Muhammadiyah 6 Palembang. Panitia memperkirakan sekitar 5.000 orang hadir untuk melaksanakan salat berjemaah pada hari ini.

"Karena pusatnya (salat Idul Fitri dari Muhammadiyah) di sini, sehingga pada hari ini banyak masyarakat yang datang untuk berjemaah," ungkap Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ilir Timur 1, Palembang Ridwansyah.

Meski perayaan Idul fitri berlangsung lebih awal dibandingkan ketetapan pemerintah, menurut Ridwanyah, perbedaan tersebut dinilai tidak menjadi penghalang, justru mempererat nilai keimanan dan toleransi di tengah masyarakat.

"Ramadan bukan saja menahan haus dan lapar, tapi meningkatkan kepribadian kita lebih baik. Bahwa, kekompakan dan silaturahmi harus tetap kita," ungkapnya.

3. Puasa lebih awal, berlebaran lebih cepat

ilustrasi Idul Fitri (pexels.com/RDNE Stock project)

Sementara itu, Ahmad Ranzi (31), warga setempat, menuturkan dia rutin melaksanakan Salat Id bersama keluarga di lapangan SD Muhammadiyah 6 Palembang setiap tahunnya.

Ia juga memilih berlebaran lebih awal karena sejak awal mengikuti penetapan puasa yang dimulai lebih cepat.

"Kalau dihitung hari ini pas 30 hari, karena memang puasanya juga lebih dulu kemarin. Alhamdulilah tiap tahun bisa salat sama keluarga juga di sini," ujarnya.

Editorial Team