Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Muara Enim Ekspor 310 Kilogram Madu ke Singapura
Madu Muara Enim ke pasar Singapura (Dok. Balai Karantina untuk IDN Times)
  • Muara Enim mengekspor 310 kilogram madu senilai Rp47,96 juta ke Singapura melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada 7 Oktober 2026.

  • Sebelum berangkat, madu menjalani pemeriksaan dan tindakan karantina untuk memastikan pemenuhan persyaratan karantina serta ketentuan negara tujuan.

  • Ekspor madu Sumsel ke Singapura Januari–September 2026 mencapai 1.547,6 kilogram dalam empat pengiriman, melampaui capaian 2025 dan 2024.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Muara Enim mengekspor 310 kilogram madu ke Singapura dengan nilai Rp47,96 juta.
  • Who?
    Pelaku usaha dari Muara Enim mengekspor madu, dengan pengawasan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatra Selatan serta Kepala Karantina Sumatera Selatan Sri Endah Ekandari.
  • Where?
    Madu berasal dari Muara Enim dan dikirim ke Singapura melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang.
  • When?
    Pengiriman dilakukan pada 7 Oktober 2026. Sri Endah Ekandari menyampaikan informasi tersebut pada Minggu, 11 Oktober 2026.
  • Why?
    Ekspor dilakukan untuk memasok madu Muara Enim ke pasar Singapura, setelah persyaratan karantina dan ketentuan negara tujuan dipenuhi.
  • How?
    Sebelum diberangkatkan, madu diperiksa dan menjalani tindakan karantina oleh Balai Karantina Sumatera Selatan sebelum dikirim melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Madu dari Muara Enim dikirim ke Singapura sebanyak 310 kilogram. Madu itu berangkat dari Bandara Palembang pada 7 Oktober. Sebelum pergi, petugas karantina memeriksa madunya supaya aman dan sesuai aturan. Tahun 2026, madu dari Sumatera Selatan yang dikirim ke Singapura sudah lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ekspor madu Muara Enim ke Singapura mencerminkan terbukanya ruang bagi komoditas daerah untuk menjangkau pasar internasional. Kenaikan volume ekspor Sumatera Selatan sepanjang 2026, yang telah melampaui capaian dua tahun sebelumnya, juga didukung pemeriksaan karantina guna memastikan produk memenuhi ketentuan dan menjaga kepercayaan pasar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari mengatakan, wilayah Muara Enim berhasil memasok madu ke pasar internasional tujuan Singapura sebanyak 310 kilogram.

"Ekspor madu asal Muara Enim ini menunjukkan bahwa komoditas daerah memiliki peluang untuk bersaing di pasar internasional," ujarnya dalam rilis yang diterima, Minggu (11/10/2026).

1. Balai karantina dukung pelaku usaha

Madu Muara Enim ke pasar Singapura (Dok. Balai Karantina untuk IDN Times)

Dikirim melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada 7 Oktober lalu, ekspor madu asal Muara Enim menyentuh nilai Rp47,96 juta.

Sebelum dikirim, komoditas tersebut menjalani pemeriksaan dan tindakan karantina oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatra Selatan untuk memastikan persyaratan karantina dan ketentuan negara tujuan telah terpenuhi.

"Terus mendukung pelaku usaha agar komoditas yang diekspor memenuhi persyaratan karantina dan negara tujuan," kata Endah.

2. Pengiriman madu ke Singapura meningkat

Sumsel ekspor beberapa komoditas dari Pelabuhan Boom Baru Palembang (Dok. Balai Karantina)

Lebih lanjut dia menyampaikan, pengiriman madu asal Muara Enim ini menambah catatan ekspor madu Sumsel ke Singapura sepanjang 2026.

Berdasarkan data BEST TRUST Barantin, selama Januari hingga September 2026 ekspor madu ke Singapura tercatat mencapai 1.547,6 kg dengan 4 kali pengiriman.

"Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan sepanjang 2025 yang tercatat hanya 266 kilogram melalui satu kali pengiriman," jelasnya.

3. Pemeriksaan karantina jadi kunci menjaga ekspor komoditas Indonesia

Kegiatan ekspor di Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Endah menyampaikan, volume ekspor selama sembilan bulan pertama 2026 telah melampaui capaian sepanjang 2024 sebesar 1.373 kilogram dalam 3 kali pengiriman.

Data itu katanya, menunjukkan volume ekspor madu Sumsel ke Singapura pada 2026 menjadi yang tertinggi dalam 3 tahun terakhir berdasarkan periode data tersedia.

Karena itu, pemeriksaan karantina dilakukan sebelum komoditas diberangkatkan untuk memastikan persyaratan yang berlaku telah dipenuhi.

“Pemenuhan persyaratan karantina sejak dari daerah asal menjadi salah satu kunci dalam menjaga kepercayaan pasar terhadap produk Indonesia,” kata Sri Endah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article