Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Macet di Jalinsum Buat Pemudik Sumbar Terhambat Sampai Kota Padang
ilustrasi kemacetan (pexels.com/Stan)
  • Pemudik tujuan Kota Padang mengalami keterlambatan akibat kemacetan parah di beberapa titik Jalinsum, termasuk perbatasan Jambi-Lampung, Palembang, dan Pelabuhan Merak.
  • Perjalanan bus Jakarta–Padang yang biasanya 48 jam kini memakan waktu hingga tiga hari karena antrean panjang dan padatnya arus kendaraan di jalur utama.
  • Jumlah penumpang bus menuju Padang meningkat signifikan menjelang Lebaran, dengan sekitar 15 unit bus penuh diberangkatkan setiap hari dan perjalanan masih berlangsung hingga H-1 Idul Fitri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Kemacetan yang terjadi di beberapa titik di Jalan Lintas Sumatra membuat para pemudik dengan tujuan Kota Padang mengalami keterlambatan sampai di kampung halamannya.

Seperti diketahui, kemacetan parah terjadi di perbatasan Jambi-Lampung serta di daerah Palembang yang membuat para pemudik harus terjebak macet berjam-jam di lokasi tersebut.

Tidak hanya itu, kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Merak juga menjadi salah satu penyebab terhambatnya para pemudik dengan tujuan Sumatra Barat sampai di kampung halaman.

1. Perjalanan lebih lama

Laman Bus NPM

Agen bus NPM Padang, Fadli Fajrin, mengatakan perjalanan dari Jakarta-Padang yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu 48 jam, selama beberapa hari terakhir harus ditempuh dalam waktu yang lebih panjang.

"Karena kemacetan, kadang harus menunggu beberapa jam baru bisa lewat. Makanya perjalanan lebih lama dibanding hari biasanya," katanya.

Menurutnya, sejak beberapa hari terakhir, bus yang membawa penumpang dari daerah Jakarta menuju Kota Padang akan sampai dalam waktu kurang lebih 3 hari.

"Kebanyakan bus masuknya malam. Karena kemacetan itu membuat bus tidak bisa sampai di lokasi sesuai dengan waktu yang seharusnya," lanjutnya.

2. Peningkatan jumlah penumpang

Seorang tuna netra dituntun oleh temannya saat aka masuk ke dalam bus mudik gratis. (IDN Times/Humas Pemprov Jateng)

Fadli mengatakan, jumlah penumpang yang menuju Kota Padang dari Jakarta mulai meningkat sejak sepekan terakhir. Hal itu seiring dengan peningkatan jumlah bus yang diberangkatkan dari Ibu Kota.

"Sejak sepekan terakhir, jumlah bus yang diberangkatkan dari Jakarta ke Padang sebanyak 15 unit dengan kondisi penuh semuanya," katanya.

Menurutnya, satu unit bus NPM dapat mengangkut penumpang mulai dari 30 sampai 40 orang. Dengan begitu, perusahaan transportasi tersebut mengangkut setidaknya 300-an pemudik setiap harinya.

3. Masih ada kedatangan

Laman Bus NPM

Menurut Fadli, bus yang mengangkut pemudik dari Jakarta menuju Kota Padang masih akan ada hingga H-1 Lebaran Idul Fitri 2026. Karena masih adanya kendaraan yang saat ini dalam perjalanan menuju Kota Bengkoang.

"Masih ada yang dalam perjalanan dan kami masih menunggu unit tersebut hingga H-1 Lebaran. Kalau dari informasinya, trayek terakhir sudah dalam perjalanan," katanya.

Ia mengatakan, setelah arus mudik selesai nantinya, pihaknya akan mempersiapkan armadanya untuk mengangkut penumpang pada arus balik yang diprediksi akan dimulai pada 23 Maret mendatang.

Editorial Team