Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Listrik Padam 8 Jam, Ini Penyebab Sumatra Gelap Gulita Jumat Malam
Ilustrasi mati lampu (IDN Times/Hendra Simanjuntak)
  • PLN sebut bukan blackout, melainkan gangguan pada sistem transmisi listrik

  • Ada gangguan gardu induk, terputus di jaringan Dumai–Muaro Bungo

  • Listrik baru hidup saat tengah malam menjelang dinihari

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times -‎ Yunita, warga Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan baru saja hendak menyiapkan makan malam. Namun, ia kaget saat lampu di rumahnya tiba-tiba padam, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.50 WIB.

Bahkan sinyal provider pun lenyap dan susah mencari tahu informasi dari internet terkait pemadaman listrik mendadak tersebut. Tak hanya warga Muba, kondisi serupa juga dialami oleh beberapa daerah lain di Sumsel.

Seperti di Kabupaten Ogan Ilir, Lubuk Linggau, Lahat dan Palembang. Bahkan provinsi tetangga seperti Bengkulu, Jambi dan Lampung juga terdampak.

"Biasanya ada pemberitahuan dari PLN sebelum listrik padam. Tapi habis Magrib tiba-tiba gelap. Ternyata seluruhnya. Sinyal HP ikut lemot," ujar Yunita.

1. Listrik baru menyala tengah malam menjelang dini hari

ilustrasi mati lampu (unsplash.com/Terry Vlisidis)

Tercatat, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 00.30 listrik kembali menyala. Warga merasa lega tidak harus melewati malam dengan kondisi gelap gulita. Menjelang Sabtu pagi, kondisi kembali normal dan tidak ada pemadaman ulang yang sebelumnya menghambat aktivitas warga.

Manajer PLN ULP Sekayu, Agus Ibnu Tsani, mengatakan pemadaman tersebut merupakan gangguan tidak terencana akibat adanya gangguan pada sistem transmisi listrik.

"Pemadaman ini tidak terencana karena ada gangguan transmisi. Sebagian Kota Palembang juga ikut padam. Mohon doanya agar segera normal kembali," ungkap Agus, Jumat (22/5/2026) malam.

Pihak PLN juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait gangguan pelayanan tersebut dan meminta pelanggan bersabar hingga proses penanganan selesai dilakukan.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Saat ini seluruh Kabupaten Muba padam atau blackout. Kami memohon kesabaran pelanggan sementara waktu hingga gangguan ini dapat diatasi sepenuhnya," ungkapnya.

2. PLN sebut bukan blackout, melainkan gangguan sistem transmisi listrik

ilustrasi mati lampu (pixabay.com/designer-obst)

Senada yang diucapkan Manajer Humas PT PLN UIW S2JB, Iwan Arissetiadi. Ia menegaskan yang terjadi bukan blackout, melainkan gangguan pada sistem transmisi listrik. Tim PLN masih melakukan penelusuran untuk mencari titik pasti penyebab gangguan tersebut.

PLN juga belum dapat memastikan transmisi mana yang mengalami masalah, seberapa luas wilayah terdampak, serta kapan proses pemulihan akan selesai dilakukan.

“Bukan blackout, tetapi gangguan transmisi. Saat ini tim masih melakukan penelusuran di lapangan terkait penyebab, wilayah terdampak, dan mengupayakan proses pemulihan segera teratasi,” ujarnya.

3. Ada gangguan gardu induk, terputus di jaringan Dumai–Muaro Bungo

Ilustrasi mati lampu. Unsplash.com/Matt Antonioli

Pemadaman listrik massal juga dilaporkan terjadi serentak mulai dari Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Riau akibat adanya gangguan besar pada jalur interkoneksi sistem kelistrikan. General Manager PLN UID Sumbar dalam keterangan resminya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Menurut Arjun, gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB ketika sistem SBU dan SBT terpisah sehingga menyebabkan sistem Sumatra Bagian Utara mengalami padam total.

“Terputus di Dumai–Muaro Bungo 275 kV. Gangguan berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi," ujarnya.

Tim PLN langsung melakukan proses pemulihan sistem secara bertahap di wilayah terdampak.

“Untuk sekarang (Jumat malam) listrik padam karena ada permasalahan dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi. Tim PLN sedang berusaha melakukan proses recovery,” ungkapnya.

Editorial Team