Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, Hartono (25) pada saat dilakukan pemeriksaan polisi.
Pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, Hartono (25) pada saat dilakukan pemeriksaan polisi. (Dok. Polsek Sungai Keruh)

Intinya sih...

  • Pelaku menanyakan barangnya yang hilang kepada korban hingga berujung perkelahian

  • Korban sempat berusaha melarikan diri, namun kembali diserang

  • Korban mengalami sejumlah luka yang diakibatkan sajam dan senpi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times - Muhari Teguh (35) warga Dusun VI Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), tewas setelah dibacok dan ditembak oleh adik iparnya sendiri yakni Rudi Hartono (25) pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Keributan berdarah ini dipicu persoalan kulkas di rumah pelaku yang hilang. Merasa curiga, pelaku menanyakan kehilangan barangnya tersebut kepada korban hingga berujung perkelahian dan aksi pembunuhan.

1. Korban sempat berusaha melarikan diri, namun kembali diserang

Ilustrasi pembunuhan (IDN Times)

Kasi Humas Polres Muba, AKP S Hutahaean mengatakan, peristiwa bermula saat pelaku pulang ke rumahnya dari kebun dan mendapati kulkas miliknya hilang. Pelaku kemudian menanyakan hal tersebut kepada korban, namun terjadi cekcok hingga berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam.

"Pelaku mengambil sebilah parang dan membacok korban hingga mengenai lengan kiri. Korban sempat berusaha melarikan diri, namun kembali diserang hingga terkena bacokan di bagian leher belakang dan terjatuh," ujarnya, Selasa (27/1/2026).

2. Korban mengalami sejumlah luka yang diakibatkan sajam dan senpi

ilustrasi senjata api (pexels.com/Duong Quach Tung)

Tak cukup sampai disitu, usai melakukan penganiayaan menggunakan sajam, pelaku kemudian mengambil senapan angin dan menembakkan ke arah tubuh korban sebanyak dua kali.

"Akibatnya korban mengalami sejumlah luka yang diakibatkan sajam dan senpi. Korban sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong," jelas Kasi Humas.

3. Pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Sungai Keruh dengan diantar orang tuanya

Ilustrasi borgol. (IDN Times)

Pasca peristiwa tersebut pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Sungai Keruh dengan diantar orang tuanya. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah parang dan senapan angin yang digunakan pelaku dalam aksi kejahatannya.

"Motif sementara karena pelaku kesal terhadap korban yang diduga beberapa kali mencuri barang miliknya. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Sungai Keruh guna proses hukum lebih lanjut. Kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini dan pemeriksaan sejumlah saksi," tegas AKP S Hutahaean

Editorial Team