Ilustrasi pembunuhan (IDN Times)
Diberitakan sebelumnya, tersangka Andi mengakui telah membunuh korban. Dirinya diketahui menjerat leher korban menggunakan kerudung yang digunakan korban hingga meregang nyawa dan membuang jasadnya ke semak-semak kebun nanas.
"Kesal pak dia mau peluk saya terus, saya sudah punya istri. Sempat melawan (korban) makanya saya lilit pakai jilbab. Tahu pak kalau dia mati karena ada darah dan lidahnya menjulur keluar," jelas tersangka Andi.
Dirinya menjelaskan, kejadian pembunuhan tersebut terjadi 22 Januari silam, berawal dari rencana kepergiannya ke Muara Enim untuk mengembalikan barang yang dipinjamnya kepada kerabatnya.
Namun rencana kepergian itu diketahui korban dan meminta kepada tersangka untuk mengajaknya bersama. Tersangka mengklaim sempat menolak mengajak korban, namun korban memaksa.
"Saya mau berangkat ke dusun balikan terpal ke tempat mamang saya, mau naik travel," ujar Andi.
Dalam perjalanan, Andi akhirnya mengajak korban dan menggunakan motor korban. Dalam perjalanan itulah tersangka mengklaim telah digerayangi korban hingga dirinya kesal dan melakukan pembunuhan.
"Motor korban saya tinggalkan di Lembak kuncinya juga saya buang, beberapa ratus meter berjalan saya lanjut pulang ke Palembang naik travel," jelas dia.