Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jembatan Musi V Bisa Dilintasi Pemudik, Ada Jalur Alternatif ke Gandus
Kondisi Jembatan Musi V penghubung ruas Tol Palembang-Betung. (Dok. Pemprov Sumsel)

  • Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan Jembatan Musi V dan ruas Tol Keramasan-Musi Landas siap dilalui pemudik tahun ini meski masih ada beberapa bagian jalan belum rampung.
  • Ruas Tol Keramasan-Musi Landas akan difungsionalkan mulai 13 Maret 2026 dengan skema jalur alternatif ke Sungai Lacak dan Gandus untuk mengantisipasi area yang belum memadai.
  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Shandi Nugroho memerintahkan pemetaan titik rawan macet, simulasi arus lalu lintas, serta peningkatan pelayanan rest area demi kelancaran dan kenyamanan pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Jembatan Musi V di Palembang dipastikan dapat dilalui pemudik, sementara ruas Tol Keramasan–Musi Landas akan difungsionalkan mulai 13 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri.
  • Who?
    Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Shandi Nugroho serta jajaran Forkopimda meninjau kesiapan jembatan dan ruas tol tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di wilayah Keramasan–Musi Landas, Palembang, Sumatra Selatan, termasuk jalur alternatif menuju Sungai Lacak dan Gandus.
  • When?
    Peninjauan dilakukan pada Selasa, 10 Maret 2026, dengan rencana fungsionalisasi ruas tol dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026.
  • Why?
    Pembukaan akses ini bertujuan memperlancar mobilitas pemudik dan mendukung konektivitas Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung selama periode mudik Lebaran.
  • How?
    Pemerintah provinsi menyiapkan skema jalur alternatif untuk segmen jalan yang belum rampung, sementara kepolisian memetakan titik rawan macet dan menyiapkan rekayasa lalu lintas adaptif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan, Jembatan Musi V yang menghubungkan ruas Keramasan-Musi Landas, dapat dilalui pemudik tahun ini. Hal itu untuk mendukung Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapalbetung) ruas Keramasan-Musi Landas yang direncanakan mulai difungsionalkan pada 13 Maret 2026 untuk menghadapi arus mudik Idul Fitri.

Meskipun masih terdapat beberapa ratus meter jalan yang belum diselesaikan, Pemprov Sumsel telah menyiapkan jalur alternatif jika ada jalan yang kurang memadai.

1. Berdasarkan hasil uji beton, ruas Tol Keramasan-Musi Landas layak digunakan

Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel saat meninjau ruas Tol Palembang-Betung. (Dok. Pemprov Sumsel)

Berdasarkan hasil uji beton, kata Herman Deru, ruas Tol Keramasan-Musi Landas layak digunakan, dengan massa beton telah disambung dan sudah dites di angka 1200.

"Tinggal kelengkapan saja, seperti listrik, air dan BBM-nya. Tadi Kapolda sudah perintahkan jajarannya untuk koordinasi dengan Patraniaga, kalau ada yang kurang," ujarnya saat meninjau kesiapan jalan sebelum dilalui oleh pengguna jalan tol bersama Forkopimda Selasa (10/3/2026).

2. Fungsional ruas jalan Tol Keramasan - Musi Landas dimulai pada 13 Maret 2026

Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel saat meninjau ruas Tol Palembang-Betung. (Dok. Polda Sumsel)

Deru menambahkan, pihaknya menyiapkan skema plan A dan B untuk mengantisipasi sebagian jalan yang belum rampung. "Misal di Keramasan ini 800 meter masih kurang memadai, nantinya dapat kami alihkan ke Sungai Lacak, Gandus untuk masuk dan keluarnya," jelasnya.

Ia menegaskan fungsional ruas jalan Tol Keramasan - Musi Landas dimulai pada tanggal 13 Maret 2026. Menurutnya, Tol Kapal Betung ini memiliki peran penting dalam kelancaran mobilitas pemudik di Sumatra, khususnya Sumsel. "Tanggal 13 Maret difungsionalkan. Besok baru simulasi," ungkap Deru.

3. Kapolda menginstruksikan jajaran untuk memetakan titik rawan kemacetan

Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel saat meninjau ruas Tol Palembang-Betung. (Dok. Polda Sumsel)

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Shandi Nugroho menambahkan, semua kesiapan dan skenario fungsional jalan tol akan terlihat saat simulasi yang dilakukan. Termasuk mengantisipasi potensi kemacetan.

"Akan kami simulasikan semuanya, termasuk kebutuhan calon pengguna jalan tol. Prediksi dan antisipasi titik macet juga akan kami lihat melalui simulasi," katanya.

Kapolda juga menginstruksikan jajaran untuk memetakan titik rawan kemacetan, menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang adaptif, serta meningkatkan pelayanan di rest area guna mendukung kenyamanan pemudik.

"Kesiapan jalur ini tidak hanya berdampak pada kelancaran arus mudik menuju Palembang, tetapi juga pada pergerakan kendaraan dari dan menuju provinsi lain di Pulau Sumatra," ungkapnya.

Editorial Team