Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur Sumsel, Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)
Gubernur Sumsel, Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Intinya sih...

  • Pemerintah Sumsel membangun jalan khusus tambang batu bara untuk menjaga infrastruktur dan keselamatan masyarakat.

  • Perusahaan tambang di Sumsel didorong bertanggung jawab mencari investor guna menunjukkan komitmen dalam pembangunan daerah.

  • Kebijakan ini dinilai positif oleh Gubernur Sumsel karena mampu mengurangi beban jalan umum

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Perusahaan pertambangan di Sumatra Selatan harus membuat jalan khusus tambang sendiri, setelah aturan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara dikeluarkan. Hal ini menjadi upaya pemerintah, menjaga infrastruktur agar tidak cepat rusak dan memakan korban jiwa.

Sejak kebijakan ini diberlakukan 1 Januari 2026, perusahaan batu bara di Sumsel didorong bertanggung jawab mencari investor guna menunjukan komitmen dalam pembangunan daerah.

"Kebijakan ini dipandang kontroversial, kini mulai menunjukan hasil positif. Pelan-pelan kita menjawab keraguan publik," ungkap Gubernur Sumsel Herman Deru, Selasa (20/1/2026).

1. Kebijakan jalan khusus mampu kurangi beban jalan umum

Gubernur Sumsel, Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Deru, kebutuhan akan jalan tambang merupakan kewajiban perusahaan sejak lama. Kerja sama perusahaan tambang membangun jalan khusus dan fasilitas pendukung dinilai sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Keberadaan jalan khusus mampu mengurangi beban jalan umum. Selain menimbulkan kerusakan, kerap menimbulkan kemacetan dan potensi kecelakaan," jelas dia.

2. Ajak lintas instansi awasi pembangunan

Aktivitas di jalan khusus tambang batu bara di Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)

Herman Deru meminta komitmen perusahaan membangun jalan batu bara diharapkan menjadi langkah strategis dalam menata sistem transportasi pertambangan yang lebih tertib dan berkelanjutan. Dirinya meminta pembangunan ini terus dilakukan pengawasan oleh tim lintas intansi.

"Pengawasan harus diperluas dan melibatkan UPTD agar progres di lapangan dapat terkontrol dengan baik," jelas dia.

3. Pembangunan jalan batu bara diklaim baik untuk iklim investasi

Aktivitas di jalan khusus tambang batu bara di Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)

Senada, Asisten I Setda Sumsel Apriyadi menilai hasil peninjauan di lapangan terutama akses jalan batu bara di Lahat telah menunjukan kesiapan. Saat ini proses pembangunan dalam pengerjaan sehingga ditargetkan akhir Januari dua ruas jalan khusus batu bara dapat segera difungsikan.

"Kebijakan ini tidak hanya memperlancar arus lalu lintas, tetapi meningkatkan keselamatan masyarakat. Kondisi ini juga dapat mendukung iklim investasi yang sehat di Sumsel," jelas dia.

Editorial Team