ilustrasi inflasi (vecteezy.com/Khunkorn Laowisit)
Tidak hanya secara month-to-month, BPS Sumbar mencatat inflasi juga terjadi secara year-on-year sebesar 1,97 persen pada April 2026. Beberapa kelompok pengeluaran juga memberikan andil terhadap inflasi tersebut.
"Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 11 kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,41 persen," katanya.
Selain itu, menurut Nurul kelompok pakaian dan alas kaki sebesar memberikan andil sebesar 0,66 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,90 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 3,06 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,69 persen, kelompok transportasi sebesar 1,79 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,94 persen dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,58 persen.
"Ada juga kelompok pendidikan yang memberikan andil sebesar 2,18 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 2,36 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,85 persen," katanya.