Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Emas Palembang Terbaru 10 Mei 2026
Emas Perhiasan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Harga emas perhiasan di Palembang pada 10 Mei 2026 naik, rata-rata Rp14,85 juta per suku atau sekitar Rp2,7–2,9 juta per gram tergantung merek dan jenis.
  • Perbedaan harga antar toko dipengaruhi kadar kandungan emas, di mana emas tua berkisar 17–24 karat dan emas muda antara 8–16 karat.
  • Fluktuasi harga emas dipicu faktor ekonomi global, nilai tukar rupiah, serta permintaan pasar yang meningkat saat kondisi geopolitik tidak stabil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Harga emas di Palembang mengalami kenaikan, dengan rata-rata emas perhiasan mencapai sekitar Rp14,85 juta per suku dan emas batangan berkisar antara Rp2,7 hingga Rp2,9 juta per gram.
  • Who?
    Kenaikan harga ini diamati oleh masyarakat Palembang serta dikonfirmasi melalui keterangan pengamat ekonomi Sumsel dan dosen Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki.
  • Where?
    Kondisi harga emas tersebut terjadi di berbagai toko emas di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
  • When?
    Pantauan dilakukan pada 10 Mei 2026 saat tren kenaikan harga emas sedang berlangsung di pasar lokal.
  • Why?
    Kenaikan harga dipengaruhi oleh kadar kandungan karat pada perhiasan, nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, serta meningkatnya permintaan pasar terhadap emas.
  • How?
    Harga ditetapkan secara variatif oleh tiap toko berdasarkan jenis dan kadar karat emas; fluktuasi juga mengikuti kondisi ekonomi global dan gejolak geopolitik yang memengaruhi nilai investasi logam mulia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Sekarang harga emas di Palembang naik. Banyak orang mau tahu karena emas bisa buat simpan uang biar aman. Emas perhiasan harganya beda-beda, tergantung kadar emasnya, ada yang tua dan muda. Harga juga bisa berubah karena uang rupiah dan ekonomi dunia. Orang disuruh cek dulu sebelum beli atau jual emas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kenaikan harga emas di Palembang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dianggap aman di tengah dinamika ekonomi. Variasi harga berdasarkan kadar kandungan memberi ruang bagi konsumen memilih sesuai kebutuhan, sementara pengaruh permintaan pasar mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang tetap hidup dan responsif terhadap perubahan global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Berapa harga emas Palembang terbaru masih menjadi kata kunci populer di tengah masyarakat. Sebab emas dianggap menjadi alat investasi paling aman melindungi inflasi dan nilai tukar mata uang.

Berdasarkan pantauan IDN Times pada 10 Mei 2026, harga emas Palembang perhiasan kini dalam tren naik. Yakni rata-rata berkisar Rp14,85 juta per suku setara 6,7 gram. Sementara batangan mulai dari Rp2,7-2,9 juta per gram sesuai merek dan jenis masing-masing.

1. Perbedaan harga emas perhiasan dipengaruhi kadar kandungan

ilustrasi emas perhiasan (pexels.com/Airam Dato-on)

Namun perlu diketahui, tiap toko emas di Palembang menjual harga dengan variatif, terutama untuk perhiasan. Perbedaan harga dipengaruhi kadar kandungan emas tua atau emas muda. Emas tua mulai dari 17-24 karat, serta emas muda mulai 8-16 karat.

2. Nilai tukar mata uang jadi saatu penyebab pergerakan harga emas

Emas Perhiasan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Secara umum, pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah, hingga tren permintaan pasar. Masyarakat diimbau memantau pembaruan harga sebelum melakukan transaksi jual maupun beli emas.

3. Permintaan pasar memengaruhi harga emas

ilustrasi emas perhiasan (pexels.com/Maryam)

Menurut Pengamat Ekonomi Sumsel sekaligus Dosen Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki, fluktuasi harga emas dipengaruhi berbagai faktor. Selain karena gejolak geopolitik, permintaan pasar juga turut berdampak.

"Harga emas naik bila permintaan tinggi. Tapi kalaupun harga turun, ekonomi daerah tetap potensi terhadap inflasi global," jelasnya.

Editorial Team