Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Palembang Hari Ini Stagnan: Mulai Rp13 Jutaan Sesuku
Perhiasan emas. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
  • Harga emas perhiasan di Palembang pada 12 Oktober 2026 stagnan di kisaran Rp13 jutaan per suku atau 6,7 gram, meski tiap toko dapat menetapkan harga berbeda.

  • Stabilnya emas perhiasan berlawanan dengan emas batangan Antam di Pegadaian yang turun menjadi Rp2.633.000 per gram dari Rp2.660.000 per gram.

  • Ekonom menilai harga emas dipengaruhi permintaan, penawaran, dan inflasi; masyarakat tetap membeli emas saat harga tinggi sebagai upaya menjaga nilai aset.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga emas perhiasan di Palembang pada Rp13 jutaan per suku atau 6,7 gram terpantau stagnan, sementara harga emas batangan Antam di Pegadaian turun menjadi Rp2.633.000 per gram.
  • Who?
    Konsumen dan penjual emas di Palembang terdampak perubahan harga; Sri Rahayu, Soekanto Sairuki, dan Listya Endang Artian menyampaikan pandangan mengenai faktor pergerakan harga emas.
  • Where?
    Perkembangan harga perhiasan terjadi di sejumlah toko emas di Palembang, sedangkan data harga emas batangan Antam dipantau melalui Pegadaian.
  • When?
    Pemantauan harga dilakukan pada Senin, 12 Oktober 2026.
  • Why?
    Harga emas perhiasan dapat dipengaruhi permintaan dan penawaran pasar, inflasi ekonomi, biaya produksi pabrik, serta perawatan dan operasional pemurnian dalam sistem buyback.
  • How?
    Harga perhiasan bertahan di Rp13 jutaan per suku, meski berbeda antar toko. Pada saat bersamaan, harga Antam turun Rp27.000 per gram dari Rp2.660.000 menjadi Rp2.633.000.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Harga emas perhiasan di Palembang pada 12 Oktober 2026 tetap sekitar Rp13 juta per suku. Satu suku beratnya 6,7 gram. Harga di tiap toko bisa beda. Emas batangan Antam malah turun sedikit jadi Rp2.633.000 per gram. Orang bilang harga emas bisa berubah karena banyak atau sedikit orang yang membeli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Stagnannya harga emas perhiasan di Palembang mencerminkan keseimbangan permintaan dan penawaran yang relatif konsisten di pasar. Di tengah pergerakan harga emas yang dapat berubah setiap hari, kestabilan ini memberi gambaran harga yang lebih terjaga bagi masyarakat, sementara minat membeli emas tetap ada sebagai upaya menjaga nilai aset.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang hari ini, Senin (12/10/2026), terpantau stagnan. Meski nyaris menyentuh angka Rp14 jutaan per suku atau setara 6,7 gram, harga emas kini stabil di angka Rp13 jutaan.

Perlu diketahui, harga emas perhiasan di sejumlah toko bisa berbeda-beda. Ragam harga yang terjadi, dipengaruhi oleh faktor produksi pabrik emas ataupun efek perawatan dan operasional pemurnian emas saat melakukan sistem buyback atau jual kembali.

1. Nilai emas potensi bergerak tiap hari

ilustrasi perhiasan emas (freepik.com/jannoon028)

Harga emas perhiasan yang stabil tak sejalan dengan tren penurunan harga emas batangan. Berdasarkan pantauan data Pegadaian, harga emas batangan melandai tipis menjadi Rp2.633.000 per gram untuk Antam dari sebelumnya di angka Rp2.660.000 per gram.

Menurut Pengamat Ekonomi Sumatra Selatan sekaligus dosen di Universitas Muhammadiyah Palembang Sri Rahayu, secara umum nilai emas berpotensi bergerak setiap hari. Pergerakan itu bisa berfluktuasi ataupun tak goyah.

Apabila harga emas stagnan, biasanya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran di pasar yang mengikuti hukum pasar yang konsisten. Sementara itu, jika harga emas naik, biasanya disebabkan oleh animo masyarakat.

2. Pergerakan harga emas dapat dipengaruhi permintaan pasar

ilustrasi perhiasan emas muda (pexels.com/Git Stephen Gitau)

Sementara itu, kata Pengamat Ekonomi dari Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki, fluktuasi dan kestabilan harga emas perhiasan juga dipengaruhi oleh inflasi ekonomi dan faktor permintaan di pasaran. Harga emas naik bila permintaan tinggi dan begitu sebaliknya. Namun, meski harga emas turun, ekonomi daerah tetap berpotensi mengalami dampak inflasi.

"Harga emas dipengaruhi karena kondisi penawaran dan permintaan," katanya.

3. Harga emas naik atau turun tidaj ada alasan bagi yang tetap ingin membeli

Perhiasan emas. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Sedangkan dari hasil analisis pakar ekonomi sekaligus peneliti Universitas Islam Indonesia (UII), Listya Endang Artian, harga emas yang naik ataupun turun tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk berhenti membeli emas.

Bahkan saat harga tinggi, keinginan masyarakat secara ramai-ramai membeli emas pun merupakan bentuk bentuk perlindungan diri untuk menjaga nilai emas atau store of value. Kondisi tersebut, katanya, seiring dengan kemunculan gejolak harga emas global yang mendadak dan terjadi intens. Situasi ini jelas Endang bisa jadi salah satu penilaian perekonomian dunia yang terancam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article