ilustrasi investasi emas (pexels.com/Aurelijus U.)
Selain tabungan emas, kini perkembangan teknologi turut menghadirkan emas digital sebagai alternatif investasi. Emas digital memungkinkan transaksi dilakukan secara daring tanpa harus menyimpan emas fisik. Nilai emas dapat dipantau secara real time, sehingga memudahkan pembeli mengelola keuangan.
Khusus di Pegadaian, emas digital bisa diakses melalui aplikasi Tring. Pemula pun mudah menjadi bagian nasabah emad digital. Emas digital merupakan program Bank Emas Danantara yang kini tengah digencarkan pemerintah dan Presiden RI, Prabowo.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi mengatakan, masyarakat jangan takut untuk jadi nasabah Bank Emas Pegadaian, karena dalam pelaksanaan di lapangan, OJK secara langsung mengawasi proses. Apalagi Bank Emas Pegadaian merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kemudian sebagai salah satu perusahaan dengan kondisi yang sehat, kata dia, Pegadaian menjamin ketersediaan cadangan emas masyarakat di brankas Bank Emas memiliki nilai lebih besar dari pembelian emas oleh nasabah.
"Kita jadinya vaulting (brankas emas) di Pegadaian dengan nilai 20 persen melebihi. Jadi misal nasabah total nabung 100 ton emas, maka emas yang ada di brankas yakni 120 ton emas se-Indonesia untuk mengcover cadangan (emas masyarakat)," kata dia.