Palembang, IDN Times - Panas bara api dan perubahan arah angin dapat membuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas secara tiba-tiba. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus ancaman bagi anggota Manggala Agni yang berjibaku memadamkan api di tengah lahan yang terbakar.
Di tengah upaya pemadaman, mereka juga tak jarang menghadapi cibiran masyarakat yang merasa penanganan karhutla belum maksimal, terutama ketika asap mulai menyelimuti permukiman. Meski demikian, para anggota Manggala Agni tetap menjalankan tugasnya di lapangan, kerap tanpa sorotan di tengah perjuangan memadamkan api.
"Kadang sedih juga melihat komentar-komentar negatif, seolah-olah kami tidak bekerja. Padahal sudah sejak beberapa bulan lalu kami padamkan api, tak kenal lelah walaupun bahaya mengintai," ungkap Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra Ferdian Krisnanto, Jumat (9/10/2026).
