Bupati Muratara Devi Suhartoni saat mengunjungi korban kecelakaan BUS ALS di Lintas Sumatra (Dokumentasi: Devi Suhartoni)
Susanto menjelaskan, dari 18 orang yang meninggal, 17 orang di antaranya harus menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan sampel DNA. Sedangkan satu orang yang meninggal pada pukul 11.55 WIB hari ini tidak dilakukan proses identifikasi lebih lanjut.
"Yang meninggal di Muratara itu tidak kita lakukan operasi DVI karena identitasnya jelas dan sudah dilakukan perawatan. Penyebab meninggalnya pasca melakukan pengobatan," jelasnya.
Sebelumnya, diketahui ada 16 korban tewas dalam kecelakaan tersebut. Sebanyak 14 orang merupakan penumpang dan awak Bus ALS. sementara dua merupakan sopir dan awak truk tangki. Kemudian, dalam proses ante mortem, ditemukan tambahan satu jasad diduga anak yang menempel pada jenazah seorang perempuan, yang dibawa dalam satu kantong jenazah.
Sebanyak 17 korban tersebut tewas di lokasi. Sementara satu korban lainnya, tewas setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Rupit Muratara.