ilustrasi HIV (pexels.com/Anna Shvets)
Selain Palembang, kasus HIV dan AIDS di Sumsel pada 2025 paling banyak terjadi di Lubuk Linggau dengan 75 kasus, terdiri atas 46 kasus HIV dan 29 kasus AIDS. Disusul Musi Banyuasin (Muba) sebanyak 64 kasus (44 HIV dan 20 AIDS), OKU Timur 49 kasus (24 HIV dan 25 AIDS), serta Muara Enim 44 kasus (23 HIV dan 21 AIDS).
Sementara itu, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kota Prabumulih masing-masing mencatat 33 kasus. Di OKI, terdiri atas 22 kasus HIV dan 11 AIDS, sedangkan di Prabumulih 19 kasus HIV dan 14 AIDS. Kabupaten Lahat mencatat 31 kasus (22 HIV dan 9 AIDS), Banyuasin 29 kasus (17 HIV dan 12 AIDS), Musi Rawas 26 kasus (21 HIV dan 5 AIDS), serta OKU 21 kasus (15 HIV dan 6 AIDS).
Adapun wilayah dengan jumlah kasus lebih rendah antara lain Empat Lawang sebanyak 15 kasus (4 HIV dan 11 AIDS), Ogan Ilir 12 kasus (8 HIV dan 4 AIDS), OKU Selatan 8 kasus (1 HIV dan 7 AIDS), Kabupaten PALI 7 kasus (6 HIV dan 1 AIDS), Kota Pagar Alam 6 kasus (1 HIV dan 5 AIDS), serta Musi Rawas Utara (Muratara) dengan 3 kasus (1 HIV dan 2 AIDS).