Ogan Komering Ulu, IDN Times - Haryanti, warga Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini terus gelisah terhadap nasib perkebunan buah duku miliknya. Seharusnya, saat ini ia dan beberapa petani duku lainnya mendapat berkah dan rezeki melimpah dari panen raya duku di kampung mereka.
Namun, apa daya, sejak 5 tahun terakhir pohon buah tropis dengan nama Latin Lansium domesticum tak menampakkan hasil. Jangankan buah, daun dari pohon saja layu kering dan batang pohon perlahan mati.
Bukan tanpa sebab, Haryanti mengaku sudah 5 tahun ini pohon duku miliknya dan warga lain seluas beberapa hektar di kebun tak berbuah. Kejanggalan ini bermula saat mereka mendapati daun pohon yang berwarna kuning dan muncul bercak kecokelatan. Mereka mencurigai hal tersebut akibat serangan jamur atau hama. Karena hal itulah, daun kering dan bunga dan buah tak muncul.
