potret Garda Revolusi Iran/Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) (iranintl.com)
Sebelumnya, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenkaj) Sumsel mengimbau masyarakat yang hendak melakukan ibadah umrah melakukan penundaan perjalanan. Hal ini dilakukan guna keselamatan jiwa para peserta umrah mengingat kondisi Asia Barat yang belum stabil akibat konflik bersenjata.
"Kami mengimbau seluruh jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat agar menunda keberangkatan sementara hingga kondisi di Timur Tengah stabil," ungkap Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, Arkan Nurwahiddin, Selasa (3/3/2026).
Arkan menjelaskan, saat ini kondisi geopolitik global tengah memanas akibat agresi militer yang dilakukan Amerika dan Israel ke wilayah Iran. Untuk diperlukan upaya preventif agar para jemaah umrah dapat menghindari risiko yang tidak diinginkan.
"Kita berharap situasi segera membaik dan seluruh rangkaian ibadah, baik umrah maupun haji 2026, dapat berjalan lancar," jelas dia.