Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Banjir Landa Muratara, 1 Korban Selamat Bus ALS Dievakuasi ke Palembang
Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol dr Budi Santoso dan Kadinkes Sumsel Trisnawarman (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Seorang pasien luka bakar bernama Jumiatun dievakuasi dari RSUD Rupit ke Palembang karena banjir bandang di Muratara mengancam kestabilan layanan medis.
  • Pasien mengalami luka bakar 80-85 persen, menggunakan ventilator, dan dipindahkan dengan pengawalan ketat serta fasilitas medis lengkap untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.
  • Kecelakaan bermula saat bus ALS bertabrakan dengan mobil tangki BBM di jalur berlawanan hingga menyebabkan kebakaran hebat yang menimbulkan korban luka serius.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kondisi banjir bandang yang melanda Musi Rawas Utara (Muratara) menimbulkan kekhawatiran akan kondisi perawatan terhadap pasien luka bakar akibat kecelakaan bus ALS bernama Jumiatun (34). Kondisi bahaya yang dapat melanda RSUD Rupit dikhawatirkan membuat kondisi pasien menurun sehingga diambil langkah untuk membawa korban ke Palembang.

"Karena kondisi Muratara banjir, kami tidak merekomendasikan pasien tetap dirawat di sana. Dikhawatirkan terjadi pemadaman listrik (mati lampu) berjam-jam sehingga membahayakan pasien," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, Jumat (8/5/2026).

1. Pasien alami luka bakar 80 persen

Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol dr Budi Santoso dan Kadinkes Sumsel Trisnawarman (IDN Times/Rangga Erfizal)

Trisnawarman menyebut, saat ini pasien Jumiatun mengalami luka bakar 80-85 persen dan membutuhkan fasilitas medis yang lebih aman dan stabil. Saat ini sang pasien menggunakan alat bantu pernapasan ventilator untuk menunjang perawatan.

"Pasien mengalami luka bakar 80-85 persen. Tensinya masih bagus, tetapi dipasang ventilator dan pasien ditidurkan agar tidak merasakan sakit," jelasnya.

2. Pemindahan ke Palembang dalam pengawalan

Rumah Singgah keluarga Korban di RS Bhayangkara Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Dinkes Sumsel menyiapkan proses rujukan darurat menuju Palembang menggunakan ambulans lengkap dengan tenaga medis dan pengawalan polisi lalu lintas agar perjalanan berlangsung cepat dan aman.

"Dalam 1-2 jam ini akan dibawa ke Palembang diiringi ambulans, perawat, ventilator, dan dikawal polantas. Mudah-mudahan kondisi pasien tetap bagus," jelasnya.

3. Tabrakan dua kendaraan sebabkan bus terbakar di Muratara

Bupati Muratara Devi Suhartoni saat mengunjungi korban kecelakaan BUS ALS di Lintas Sumatra (Dokumentasi: Devi Suhartoni)

Diberitakan sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, menjelaskan kronologi kecelakaan tragis tersebut. Bermula ketika bus ALS yang membawa belasan orang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi.

"Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki bahan bakar minyak atau BBM yang berisi dua orang. Setibanya di TKP, diduga bus ALS masuk ke jalur yang berlawanan sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut," ungkap Shodiqin.

Editorial Team