Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Balita Hanyut di Sungai Ketaping Padang Pariaman, SAR Lakukan Pencarian
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
  • Seorang balita bernama Mustafa (4) di Batang Anai, Padang Pariaman, dilaporkan hanyut di Sungai Kataping pada Kamis sore setelah sempat ditinggal ibunya mengecas handphone.
  • Warga bersama sang ibu sempat melakukan pencarian di sekitar ladang sawit dekat sungai, namun hingga pagi hari hasilnya masih nihil sehingga kasus dilaporkan ke pihak SAR.
  • Kantor SAR Padang menurunkan 13 personel lengkap dengan perahu karet dan perlengkapan pencarian lainnya untuk menyisir lokasi yang berjarak sekitar 30 menit dari markas mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Seorang balita di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat hanyut di Sungai Kataping pada Kamis (23/4/2026) kemarin sore.

"Kami mendapatkan laporannya tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB dari Wali Nagari setempat," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menurunkan tim untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.

1. Kronologi kejadian

ilustrasi tenggelam (pexels.com/Senanur Ceylan)

Abdul Malik mengatakan kejadian tersebut berawal saat ibu sang anak yang bernama Mustafa (4) tersebut pergi mengecas handphonenya ke rumah tetangganya yang berjarak kurang lebih 70 meter dari rumahnya.

"Sang anak dititipkan kepada anak tertuanya yang berumur 8 tahun dan dia pergi untuk mengecas HP-nya," katanya.

Setelah ia kembali beberapa menit, sang ibu kembali pulang ke rumahnya dan tidak menemukan Mustafa, hanya menemukan anak tertuanya.

"Saat itu ibunya menanyakan keberadaan adiknya dan dia menyatakan bahwa survivor ini pergi ke ladang sawit di dekat rumahnya," katanya.

2. Warga Lakukan pencarian

Ilustrasi Tim gabungan melakukan pencarian korban dengan metode penyisiran sejajar (Foto: Basarnas Padang)

Setelah mengetahui arah perginya sang anak, sang ibu, menurut Abdul Malik, langsung mencari anaknya di ladang sawit yang ada sungainya itu.

"Jadi, sungai tersebut merupakan aliran Sungai Katapiang yang saat ini sedang dilakukan pencarian," katanya.

Menurutnya, tidak hanya sang ibu, beberapa warga di sekitar tempat tinggalnya juga ikut melakukan pencarian bocah tersebut.

"Hingga tadi pagi upaya pencarian yang dilakukan oleh warga tidak membuahkan hasil dan Wali Nagari melaporkannya kepada kami," katanya.

3. Turunkan tim pencarian

Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Ujung Batu Padang (Foto: Basarnas Padang)

Abdul Malik mengatakan setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian di lokasi tersebut.

"Kami menurunkan tim sejumlah 13 orang untuk melakukan pencarian ke lokasi yang berjarak kurang lebih 30 menit dari Kantor SAR Padang," katanya.

Ia mengatakan, tim yang diturunkan tersebut juga dibekali dengan berbagai peralatan pencarian seperti perahu karet dan peralatan penting lainnya.

Editorial Team