Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meminta masyarakat melakukan efisiensi saat momen Lebaran Idul Fitri 2026. Tujuannya agar bisa mengantisipasi kondisi ekonomi yang saat ini dalam situasi tidak pasti.
"Listrik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan. Bila tidak terlalu perlu keluar, sebaiknya tidak keluar. Karena setetes BBM, terutama yang subsidi, sangat berpengaruh," ujarnya saat acara open house, Minggu (22/3/2026).
Antisipasi Kondisi Ekonomi, Gubernur Sumsel Minta Warga Berhemat

1. Ajak masyarakat efisiensi BBM
Menurutnya, warga perlu bersiaga menghadapi gejolak dunia. Kondisi global yang tidak menentu dapat berdampak pada stabilitas ekonomi daerah, sehingga masyarakat perlu mulai berhemat.
"Khususnya dalam penggunaan energi seperti BBM," kata dia.
2. Sebut ada potensi kebijakan kerja dari rumah
Deru menegaskan, seluruh masyarakat terutama warga Sumsel harus siap menghadapi kemungkinan guncangan ekonomi global. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah efisiensi, termasuk menggunakan semua bahan subsidi secara bijak.
"Bisa saja upayanya nanti ada opsi kerja dari rumah, tapi lihat dulu ke depan," jelasnya.
3. Klaim pasokan BBM di Sumsel masih aman
Lebih lanjut kata Deru, ia juga memantau kondisi pasokan energi di Sumsel. Saat ini kondisi energi di daerah masih aman dan terkendali, termasuk selama arus mudik Lebaran.
“Pasokan BBM aman, belum ada laporan kekurangan. Kita harap kondisi ini terus terjaga, bahkan setelah Lebaran,” kata dia.
Meski menyoroti pentingnya efisiensi, Deru tetap mengapresiasi momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat kebersamaan masyarakat. Menurutnya, kekompakan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.