Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alasan Pemprov Sumsel Ingin Operasi Pasar Murah hingga Jelang Lebaran
Operasi pasar murah Disperdagkopum dan Bulog Kabupaten Madiun di Desa Blimbing, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun sepi peminat. IDN Times/ Riyanto.
  • Pemprov Sumsel menggelar operasi pasar murah hingga menjelang Lebaran untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok.
  • Pemerintah menggandeng BUMN dan BUMD agar pasokan pangan seperti cabai dan daging ayam tetap stabil meski terjadi fluktuasi harga di pasaran.
  • Gubernur Herman Deru mengimbau warga tidak melakukan panic buying karena stok pangan daerah dinilai aman dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Sumatra Selatan terus melakukan upaya pengendalian inflasi guna mencegah kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mendorong pelaksanaan operasi pasar murah hingga mendekati Lebaran.

"Stabilitas harga dan daya beli masyarakat harus terus dijaga sehingga harga dapat terkendali," ungkap Sekda Sumsel, Edward Candra, Sabtu (7/3/2026).

1. Akui fluktuasi harga bisa terjadi

Ilustrasi sembako (IDN Times/Yuko Utami)

Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, pemprov mengajak BUMN dan BUMD di Sumsel untuk berpartisipasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan kenaikan harga meskipun terjadi fluktuasi harga di pasaran.

"Beberapa komoditas pangan memang kerap mengalami fluktuasi harga antara lain cabai dan daging ayam ras. Oleh karena itu pemerintah akan memberikan perhatian khusus agar harga komoditas tersebut tetap stabil," jelas Edward

2. Dorong masyarakat tidak punic buying

ilustrasi belanja impulsif (freepik.com/freepik)

Senada, Gubernur Sumsel Herman Deru mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap potensi krisis energi dan ekonomi akibat situasi global yang tidak menentu. Menurutnya, hingga saat ini pemerintah daerah terus memantau kondisi perekonomian serta mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam panic buying atau pembelian secara berlebihan karena rasa panik.

"Sering kali baru ada sedikit informasi, masyarakat langsung melakukan panic buying dan memborong barang di pasaran," kata dia.

3. Ajak masyarakat bijak memenuhi kebutuhan

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sebagai daerah penopang swasembada pangan nasional, Sumsel berada dalam situasi aman. Ketersediaan stok pangan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan daerah.

"Pembelian secara berlebihan ini yang harus kita hindari," jelas dia.

Editorial Team