Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aksi Teror Molotov di Palembang, Polisi Duga Pelakunya Berjumlah 2 Orang
Ilustrasi bom molotov. (Unsplash/tillkraus)
  • Aksi teror bom molotov terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, menargetkan rumah warga bernama Indra dan menyebabkan kerusakan pada mobil serta rolling door tempat usahanya.
  • Polisi menemukan rekaman CCTV yang menunjukkan dua pelaku bersepeda motor melempar bom molotov ke rumah korban, dan kini penyidik masih memburu identitas keduanya.
  • Penyerangan ini merupakan kejadian kedua setelah insiden serupa pada malam pergantian tahun 2026, dengan empat bom molotov dilemparkan sekitar pukul 02.24 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Teror bom molotov yang terjadi pada Selasa (24/3/2026) dini hari, mengejutkan warga di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.

Aksi tersebut menyasar rumah seorang warga bernama Indra (38), dan terjadi dua kali dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam kejadian terbaru, pelaku melempar bom molotov ke arah rumah korban hingga menyebabkan bumper depan mobil serta rolling door tempat usaha terbakar.

"Lemparan benda yang menimbulkan api itu mengenai mobil dan pintu rolling door. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan terkait motif penyerangan," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Selasa (24/3/2026).

1. Polisi masih buru identitas kedua pelaku

Rekaman CCTV di rumah warga terkait pelemparan bom molotov (Dok: Warga)

Nandang menjelaskan, polisi langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan CCTV, polisi mendapati rekaman detik-detik pelemparan bom molotov.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menduga pelaku berjumlah dua orang. Keduanya diperkirakan laki-laki, menggunakan sepeda motor.

"Untuk identitas kedua pelaku masih diburu penyidik," jelasnya.

2. Kejadian penyerangan bom molotov terjadi dua kali

Saksi di lokasi kejadian mengaku mendengar suara benda dilempar ke arah pekarangan rumah. Saat diperiksa, saksi menemukan pecahan botol yang mengeluarkan api.

Cairan mudah terbakar tersebut diduga dilempar ke area rumah, sehingga percikannya menyebar hingga pekarangan.

Kejadian ini diduga bukan yang pertama. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di lokasi yang sama pada malam pergantian tahun 2026. Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan keterkaitan antara kejadian pertama dan terbaru.

"Penyidik fokus mengidentifikasi kedua pelaku lalu mengungkap motifnya apa," jelasnya.

3. Diduga ada empat bom molotov yang dilempar

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan kejadian tersebut terjaddi wilayah hukumnya. Ia menyebut, pelaku diduga melemparkan empat bom molotov ke rumah korban.

Hasil olah TKP, Polisi menemukan tiga pecahan botol yang diduga merupakan sisa bom molotov yang terbakar.

Berdasarkan dugaan awal, aksi penyerangan terjadi sekitar pukul 02.24 WIB. Kedua pelaku diperkirakan menggunakan sepeda motor saat menjalankan aksinya.

"Penghuni rumah sempat mendengar ada suara lemparan dari luar. Keempat molotov mengenai bumper mobil, dinding rumah, serta rolling door," jelasnya.

Editorial Team