Palembang, IDN Times - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang dan Redaksi Sriwijaya Post-Tribun Sumsel mengecam kekerasan terhadap dua jurnalis yang dikeroyok saat meliput demonstrasi di depan Mapolda Sumsel, Selasa (13/10/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
Ketua AJI Palembang, RM Resha A. Usman, menilai intimidasi dan pemukulan terhadap Rachmad Kurniawan dari Tribun Sumsel dan Mulyadi dari PalTV merupakan bentuk penghalangan kerja jurnalistik. Padahal, jurnalis sedang menjalankan tugas untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
"Kedua jurnalis itu diintimidasi, nyaris dirampas handphone-nya, bahkan dipukuli. Kami mengutuk hal itu karena jurnalis seharusnya dilindungi hukum saat bertugas," ungkap Resha, Selasa (13/10/2026).
