Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
81 Ribu Tiket Lebaran Ludes, KAI Palembang Masih Buka 3 Perjalanan
Ilustrasi Kereta Api Rajabasa. (Dok. KAI)

  • PT KAI Divre III Palembang mencatat 81.134 tiket Angkutan Lebaran 2026 telah terjual untuk periode 11 Maret–1 April, dengan tiga kereta utama masih beroperasi melayani penumpang.
  • Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026, saat total penjualan tiket mencapai lebih dari kapasitas normal di seluruh rute utama Palembang dan sekitarnya.
  • KAI mengimbau masyarakat membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau situs kai.id guna menghindari penipuan dan memastikan perjalanan aman serta nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyampaikan perkembangan terbaru penjualan tiket Angkutan Lebaran 1447 H/2026. Hingga 28 Februari 2026, tiket yang telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 81.134 kursi.

Saat ini tidak banyak sisa tiket yang tersedia untuk tiga perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang. Adapun tiga kereta api yang melayani masyarakat pada masa angkutan lebaran tahun ini yaitu KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP), serta KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP).

1. Rincian penjualan tiket periode 11 Maret hingga 1 April 2026

Penumpang kereta api dari stasiun KA Kertapati (IDN Times/Rangga Erfizal)

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, penjualan tiket masih terus berlangsung seiring telah dibukanya pemesanan H-45 sebelum keberangkatan.

"Hal ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik dengan lebih matang," ujarnya.

Berikut rincian penjualan tiket periode 11 Maret hingga 1 April 2026:

  1. KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau, tiket yang telah terjual mencapai 14.803 tiket atau 106 persen dari kapasitas yang disediakan. Sementara untuk relasi sebaliknya, Lubuk Linggau–Kertapati, tiket yang terjual mencapai 16.002 tiket atau 114 persen dari kapasitas.

  2. KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang, penjualan tiket tercatat sebanyak 20.295 tiket atau 109 persen dari kapasitas yang tersedia. Untuk relasi sebaliknya menuju Kertapati, tiket yang telah terjual mencapai 22.534 tiket atau 121 persen dari kapasitas yang disediakan.

  3. KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau, tiket yang telah terjual mencapai 4.371 tiket atau 46 persen dari kapasitas yang tersedia. Untuk relasi sebaliknya, penjualan tiket mencapai 3.119 tiket atau 33 persen dari kapasitas yang disediakan.

2. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026

Penyemprotan disinfektan kereta di stasiun kertapati Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Aida menambahkan, berdasarkan trend sementara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026. Pada dua tanggal tersebut, total penjualan tiket untuk tiga KA mencapai 9.293 penumpang atau 121 persen dari kapasitas yang disediakan.

“Data ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan, baik untuk arus mudik maupun arus balik, dengan memilih tanggal yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk, khususnya pada KA Sindang Marga,” jelasnya.

3. Masyarakat diimbau memeriksa ketersediaan tiket dan membeli hanya melalui kanal resmi KAI

Stasiun Kertapati Palembang (IDN Times/Rangga Efrizal)

KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa ketersediaan tiket dan melakukan pembelian hanya melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI.

Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat melakukan pemesanan, pembatalan, perubahan jadwal, hingga pembayaran tiket secara praktis dan aman. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membeli tiket melalui pihak yang tidak resmi yang menawarkan biaya tambahan di luar ketentuan guna menghindari potensi penipuan.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi KAI agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan terhindar dari potensi penipuan,” ucap Aida.

4. Anak di bawah usia 3 tahun tidak dikenakan biaya tiket selama dipangku

Stasiun Kertapati Palembang (IDN Times/Rangga Efrizal)

Selain itu, KAI Divre III Palembang juga mengingatkan ketentuan perjalanan bagi pelanggan yang bepergian bersama anak-anak. Anak usia 3 tahun ke atas wajib membeli tiket dengan tarif penuh dan mendapatkan tempat duduk sendiri. Sedangkan anak di bawah usia 3 tahun (infant) tidak dikenakan biaya tiket selama dipangku, dengan ketentuan maksimal satu bayi untuk satu penumpang dewasa, serta tetap wajib didaftarkan menggunakan NIK dari Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo produk KAI maupun ketersediaan tiket, pelanggan dapat menghubungi petugas customer service di stasiun, Contact Center 121, WhatsApp KAI 121 di 0811-2223-3121, serta media sosial resmi KAI yang telah terverifikasi.

"Kami berharap masyarakat dapat menikmati momen mudik dan arus balik dengan rasa tenang, nyaman, serta penuh kebahagiaan bersama keluarga," ungkapnya.

Editorial Team