Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tanaman hias
ilustrasi tanaman hias (unsplash.com/Adrienne Chacon)

Intinya sih...

  • Air cucian beras mengandung vitamin B1 yang merangsang pertumbuhan akar tanaman baru.

  • Cangkang telur mengandung kalsium untuk memperkuat struktur sel tumbuhan dan mencegah pembusukan.

  • Ampas kopi kaya akan nitrogen untuk pertumbuhan daun, serta efektif sebagai pupuk dan pengusir hama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tahukah kamu bahwa sisa-sisa dapur sebenarnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman? Memanfaatkan limbah dapur ini adalah cara yang sangat efisien untuk menghemat pengeluaran sekaligus menjaga kebersihan area rumah. Tanaman hias kamu akan tumbuh jauh lebih baik tanpa perlu terpapar zat kimia dari pupuk buatan yang mahal.

Menanam tanaman sebenarnya tidaklah rumit kalau kamu paham bahan alami mana yang bisa dijadikan nutrisi tambahan. Bahan organik sisa ini punya keajaiban untuk bikin koleksi tanamanmu jadi lebih rimbun dan subur dalam waktu cepat. Yuk, segera coba cara praktis ini supaya tanaman hias kamu bisa tumbuh subur dan sehat!

1. Air cucian beras

ilustrasi mencuci beras (pixabay.com/JIb_Enjoy)

Jangan membuang air cucian beras karena ada kandungan vitamin B1 yang sangat melimpah di dalamnya. Cairan ini sangat berguna untuk merangsang akar baru agar tumbuh lebih kuat. Kamu hanya perlu menyiramkan air tersebut ke pot agar nutrisinya langsung masuk ke dalam tanah.

Tanaman yang baru pindah ke pot baru biasanya butuh bantuan ekstra supaya tidak cepat layu. Air beras inilah yang bakal membantu tanamanmu beradaptasi dengan cepat meskipun suasananya masih baru. Lakukan penyiraman ini dengan rajin agar akar tetap sehat alami tanpa harus memakai bahan kimia.

2. Cangkang telur

ilustrasi kulit telur (unsplash.com/Peter Werkman)

Jangan buang kulit telur karena kandungan kalsiumnya bisa memperkuat struktur sel seluruh jaringan tumbuhan. Jika kamu ingin batang tanaman hias tidak mudah patah, maka jangan ragu mengumpulkan cangkang telur mulai sekarang. Pastikan kamu mencucinya sampai bersih agar tidak muncul bau amis yang bisa mengundang semut.

Cara menggunakannya, tumbuk kulit telur sampai halus agar nutrisinya lebih mudah larut dalam media tanam. Lalu taburkan serbuk ini secara merata di pangkal batang agar asupan kalsium terserap secara maksimal oleh akar. Cangkang telur juga efektif untuk mencegah pembusukan pada ujung daun maupun bunga tanamanmu.

3. Ampas kopi

ilustrasi menyeduh kopi (pexels.com/Pascal)

Ampas sisa seduhan kopi ternyata kaya akan nitrogen yang mendukung pertumbuhan daun. Zat ini akan membuat koleksi tanaman hias kamu tampak lebih hijau dan jauh lebih segar. Kamu cukup mengaduk ampas ini ke dalam tanah supaya kesuburan media tanam tetap stabil.

Selain sebagai pupuk, ampas kopi punya aroma yang tidak disukai oleh hama seperti siput atau ulat pemakan. Tekstur tanah juga akan menjadi lebih gembur sehingga oksigen dapat mengalir lancar menuju bagian perakaran. Hasilnya, tanaman kamu akan tumbuh rimbun dan aman dari gangguan serangga tanpa bahan kimia.

4. Kulit pisang

ilustrasi kulit pisang (pexels.com/Julia Kuzenkov)

Kulit pisang kaya akan kalium yang sangat efektif untuk merangsang pertumbuhan bunga pada tanaman hias kamu. Nutrisi ini akan membuat bunga tumbuh lebih lebat dengan warna yang terlihat jauh lebih cerah. Kalium juga memperkuat daya tahan tanaman kamu agar tidak mudah layu saat cuaca ekstrem melanda.

Kamu bisa memotong kecil kulit pisang dan menguburnya di tanah agar lebih cepat terurai. Untuk cara praktis, rendamlah potongan tersebut semalam guna dijadikan pupuk cair organik. Siramkan airnya secara rutin agar bunga bermekaran lebih indah dan tamanmu tampil semakin cantik.

5. Kulit bawang merah dan putih

ilustrasi bawang putih (pexels.com/Márcio Carvalho)

Ternyata kulit bawang merah dan putih kaya akan senyawa pengatur tumbuh yang sangat efektif untuk merangsang tunas-tunas baru. Kalau tanaman kamu ada yang sulit tumbuh, limbah organik ini bisa jadi solusi. Kamu cukup merendam kulit bawang dalam air hingga warnanya berubah kecokelatan untuk mendapatkan nutrisinya.

Gunakan larutan air bawang ini sebagai pestisida organik untuk membasmi kutu daun yang mengganggu. Bahan ini sangat aman digunakan di area rumah karena tidak mengandung racun kimia berbahaya. Rutin menyemprotkan cairan ini akan menjaga tanaman tetap sehat sekaligus membuat daunnya tampak selalu berkilau.

6. Air rebusan sayur

ilustrasi merebus brokoli (pexels.com/Cats Coming)

Air rebusan sayur mengandung mikronutrien yang sangat dibutuhkan oleh berbagai jenis tanaman hias. Nutrisi yang terlarut di dalamnya akan sangat mudah diserap oleh tanaman. Tapi pastikan air rebusan tersebut bebas garam agar kesehatan tanah tetap terjaga.

Sangat penting bagi kamu untuk menunggu sampai air rebusan tersebut benar-benar dingin sebelum mulai menyiram. Suhu yang terlalu panas bisa membakar akar dan membuat tanaman secara mendadak. Pemanfaatan air sisa masak ini jadi solusi mudah untuk memberi vitamin tambahan tanaman hias di rumah.

Gunakan sisa bahan makanan sebagai nutrisi alami agar tanaman hias kamu tumbuh subur. Kamu akan puas melihat daun tumbuh rimbun hanya bermodalkan sisa makanan di rumah. Ayo mulai kebiasaan ini sekarang agar koleksi kesayanganmu selalu sehat dan memesona.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team