Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Salah satu rumah warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam yang dihantam banjir bandang
Salah satu rumah warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam yang dihantam banjir bandang (IDN Times/Halbert Caniago)

Intinya sih...

  • Sebanyak 4.876 UMKM di Sumatra Barat terdampak bencana, tidak bisa berusaha di 12 Kabupaten/Kota yang terkena dampak.

  • Terdapat tiga tahapan upaya pemulihan: pemulihan mental, pemulihan usaha, dan penguatan pertumbuhan UMKM yang terkena dampak bencana.

  • Kementerian UMKM telah menyalurkan bantuan sarana produksi dan bahan baku ke daerah terdampak, serta akan memperluas pemberian bantuan secara bertahap.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mencatat ribuan pelaku UMKM terdampak bencana yang terjadi pada akhir November 2025 silam dan tidak bisa menjalankan usahanya. Kebanyakan pemilik UMKM di Sumbar menjadi korban bencana dan rumah yang menjadi tempat usahanya hancur terseret air banjir dan tidak bisa lagi berusaha.

"Kami telah melakukan langkah-langkah untuk memulihkan kembali UMKM yang terdampak bencana di setiap daerah, termasuk Sumatra Barat," kata Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, Jumat (23/1/2026).

1. Ribuan UMKM terdampak bencana

Seorang pria di daerah Palembayan, Kabupaten Agam menatap puing-puing yang diakibatkan banjir bandang dan menimbun 9 anggota keluarganya (IDN Times/Halbert Caniago)

Siti Azizah mengatakan, hingga 18 Januari 2026, pihaknya mencatat sebanyak 4.876 UMKM di Sumatra Barat terdampak bencana yang terjadi rentang November 2025 hingga Januari 2026.

"Para pemilik UMKM ini tersebar di 12 Kabupaten/Kota yang terdampak bencana kemarin dan saat ini tidak bisa melakukan kegiatan usahanya," katanya.

Menurutnya, pemerintah telah memiliki langkah yang ditempuh untuk bisa mengembalikan keadaan para pemilik UMKM agar bisa kembali berkegiatan dan mengembalikan perekonomian seperti biasanya.

2. Upaya pemulihan UMKM

Warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam mengangkut bantuan yang diberikan oleh para dermawan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Siti Azizah menjelaskan, ada tiga tahapan upaya pemulihan terhadap UMKM yang terkena dampak bencana di Sumatra Barat yang sedang dikebut pelaksanaannya. "Pemulihan yang tengah kami lakukan adalah pemulihan mental, pemulihan usaha, dan penguatan pertumbuhan UMKM yang terkena dampak bencana," katanya.

Pemulihan tersebut menurut Siti Azizah juga dilakukan di Klinik UMKM Minang Bangkit yang diresmikan pada Jumat (23/1/2026) oleh Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza.

3. Sudah salurkan bantuan kepada UMKM

Kondisi Nagari Salareh Aie usai dihantam banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Dalam masa pemulihan tersebut, Siti Azizah menjelaskan bahwa Kementerian UMKM telah menyalurkan bantuan kepada para pemilik UMKM yang ada di Sumatra Barat. "Kami sudah memberikan bantuan sarana produksi dan bahan baku yang telah disalurkan ke sejumlah daerah terdampak sejak beberapa waktu yang lalu," katanya.

Siti Azizah menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas pemberian bantuan tersebut secara bertahap ke setiap daerah yang terdampak bencana di Sumatra Barat.

“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi menjadi stimulus penting bagi para pengusaha UMKM untuk memulai kembali usahanya,” ujarnya.

Editorial Team