Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
27 Ribu Tiket Lebaran KAI Sumbar Belum Laku Hingga 1 April
Kereta Api di Stasiun Padang (Foto: Humas KAI)
  • KAI Divre II Sumbar belum mencapai target penjualan tiket Lebaran 2026, dengan lebih dari 27 ribu kursi masih tersedia hingga 1 April 2026.
  • Selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret–1 April 2026, KAI mengoperasikan 616 perjalanan dengan total kapasitas 171.424 kursi, namun baru terjual sekitar 125.879 tiket.
  • Puncak penjualan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dengan lebih dari 10 ribu tiket terjual per hari, setelah itu angka pembelian menurun secara signifikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Meski libur Lebaran Idul Fitri 2026 sudah hampir berakhir, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat belum menghabiskan penjualan tiket yang ditargetkan sebelumnya.

"Hingga hari ini masih tersedia lebih dari 27 ribu tempat duduk hingga 1 April 2026," kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, jumlah tiket yang masih tersisa tersebut tersedia untuk beberapa rute kereta api di Sumatra Barat yang bisa dinaiki oleh para calon penumpang.

1. Rute mana tiket yang masih tersisa?

Penumpang menunggu keberangkatan di Stasiun Padang (Foto: Humas KAI)

Reza mengatakan tiket yang masih tersisa sebanyak 11.164 tempat duduk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras baik untuk pulang maupun untuk tiket pergi.

"Selain itu juga ada 11.601 tempat duduk KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM yang bisa dipesan oleh masyarakat hingga 1 April 2026 mendatang," katanya.

Selain itu, Reza mengatakan juga masih tersedia sebanyak 4.420 tempat duduk KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam untuk tiket keberangkatan pulang dan pergi.

2. Targetkan 171 ribu tempat duduk

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab (Foto: KAI Sumbar)

Menurutnya, selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 171.424 tempat duduk.

"Jumlah ini meningkat 9 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Rata-rata, setiap harinya tersedia 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas mencapai 7.792 tempat duduk," katanya.

Menurutnya, hingga 27 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang sudah terjual baru berada pada angka 125.879 dan masih banyak yang tersisa sampai saat ini.

"Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih tersedia. Kereta api sudah menjadi salah satu moda transportasi yang praktis, aman, dan nyaman, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun berwisata bersama keluarga," katanya.

3. Puncak penjualan tiket sudah lewat

Kereta Api yang mengangkut warga di Sumbar (Foto: KAI Sumbar)

Reza mengatakan bahwa puncak penjualan tiket kereta api selama libur Lebaran Idul Fitri 2026 telah lewat dan saat ini angka penjualan telah menurun.

"Puncak penjualan tiket telah terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026 lalu dengan penjualan mencapai lebih dari 10 ribu tiket per harinya," katanya.

Menurutnya, kebanyakan pemesanan tiket dilakukan secara online dan juga di stasiun oleh warga yang ingin melakukan perjalanan saat puncak pembelian tersebut.

"Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. Sementara itu, loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan," katanya.

Editorial Team