Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam mengangkut bantuan yang diberikan oleh para dermawan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam mengangkut bantuan yang diberikan oleh para dermawan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Intinya sih...

  • Perbaikan Pamsimas untuk sumber air bersih

  • Pemberian toren dan truk tangki sebagai solusi sementara

  • Rencana pembangunan sumur bor di beberapa titik yang memiliki sumber air bagus

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times -Warga Kabupaten Agam masih kesulitan mendapatkan air bersih pascabencana ekologi di wilayah di Sumatra Barat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono saat dihubungi IDN Times mengatakan, aliran air bersih di daerah tersebut banyak yang terputus.

"Seperti di daerah Palembayan dan Tanjung Raya, banyak aliran Pamsimas yang terputus dan masyarakat banyak kehilangan sumber air bersih," katanya, Sabtu (17/1/2026).

1. Perbaikan Pamsimas

Warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam mengangkut bantuan yang diberikan oleh para dermawan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Rahmad mengatakan untuk mengatasi kekurangan air bersih, pihaknya mengusulkan untuk perbaikan pamsimas yang rusak. "Kita sudah usulkan untuk perbaikan maupun untuk pembangunan barunya, dan kita sudah berkoordinasi juga dengan berbagai pihak," katanya.

Ia menambahkan perbaikan dan pembuatan pamsimas itu agar air yang mengalir bisa dimanfaatkan warga sebagai sumber air bersih untuk MCK atau lainnya. "Mudah-mudahan secepatnya bisa dilaksanakan, sehingga warga lebih mudah untuk mendapatkan air bersih terutama yang terdampak bencana lalu," katanya.

2. Warga peroleh pasokan air dengan truk tangki

Kondisi Nagari Salareh Aie usai dihantam banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Untuk mengatasi kesulitan air bersih saat ini, Rahmad mengatakan bahwa pihaknya memberikan toren untuk wadah air bersih kepada warga yang terdampak bencana.

"Toren yang telah kami berikan tersebut diisi oleh tim setiap harinya dengan menggunakan truk tangki. Sehingga warga tetap mendapatkan air bersih," katanya.

Menurutnya, untuk saat ini hal tersebut sudah bisa mengatasi kekurangan air bersih bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam. Tetapi, hal itu tentunya tidak bisa dilakukan untuk waktu yang panjang.

"Makanya kita rencanakan dengan membangun pamsimas-pamsimas tersebut agar masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih di setiap rumah seperti sebelumnya," katanya.

3. Berencana bangun sumur bor di Agam

Salah satu rumah warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam yang dihantam banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Rahmad mengatakan, selain pembangunan Pamsimas tersebut, pihaknya juga berencana membangun sumur bor di beberapa titik yang dianggap memiliki sumber air yang bagus.

"Itu juga kita rencanakan, tapi sampai saat ini baru satu sumur bor yang sudah dibuat di daerah Palembayan. Untuk daerah lainnya belum ada," katanya.

Menurutnya, pembuatan sumur bor yang direncanakan oleh BNPB beberapa waktu lalu sampai saat ini masih belum terealisasi dan belum ada yang dibuat.

Editorial Team