Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tokopedia Berkomitmen Bantu Petani Lahat Kembangkan Kopi Lahat
Perkebunan Kopi di Lahat, Sumatra Selasan (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Kopi adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Lahat, Sumatra Selatan.
  • Petani kopi di Lahat berbenah untuk memperkenalkan citra rasa kopi ke khalayak luas melalui platform digital.
  • Tokopedia dan Shop Tokopedia mendukung petani kopi lokal dengan pelatihan pascapanen dan peningkatan mutu biji kopi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lahat, IDN Times - Kopi dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Lahat, Sumatra Selatan (Sumsel). Hubungan ini mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh M Syahriza atau kerap disapa Pak Ujang. Dirinya turut terlibat dalam mengembang ekosistem industri kopi Lahat yang terus menggeliat dalam beberapa waktu terakhir.

"Kopi bagian tak terpisahkan dari kultur masyarakat Lahat. Kopi juga menjadi sumber kehidupan yang secara turun temurun menghidupi masyarakat Lahat dari jaman nenek moyangnya," ungkap Ujang, Kamis (25/7/2024).

1. Berkeinginan mengangkat kopi Sumsel ke pasar nasional

Peninjauan hasil kebun saat panen di perkebunan kopi Lahat (IDN Times/Rangga Erfizal)

Pemahaman akan identitas masyarakat Lahat tersebut membuat Ujang bersama para petani lain di Lahat semangat untuk memperkenalkan lebih jauh citra rasa kopi ke khalayak luas.

Para petani mulai berbenah untuk menjual kopi Lahat terbaik di platform digital, agar tak hanya masyarakat di Sumsel yang dapat menikmati kopi tersebut.

"Tanaman (kopi) harus dipetik saat matang. Jangan ada lagi pemahaman asal petik. Karena kopi terbaik merupakan keniscayaan dari proses kopi yang panjang dan bertahap," ungkap dia.

2. Tokopedia dan Shop Tokopedia komitmen kembangkan hulu industi kopi

Workshop Tokopedia dan Shop Tokopedia bersama petani di Lahat (IDN Times/Rangga Erfizal)

Langkah pak Ujang bersama ribuan petani kopi lain di Lahat untuk mengangkat komoditas kopi disambut Tokopedia dan Shop Tokopedia, khususnya dalam mengembangkan pasar kopi ke seluruh penjuru indonesia. Langkah ini sejalan dengan tujuan Tokopedia untuk mendukung para pelaku usaha kopi mulai dari petani hingga UMKM.

Salah satu upaya yang dilakukan Tokopedia tersebut bekerjasama dengan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) melakukan beragam Pelatihan Pascapanen dan Peningkatan Mutu Biji Kopi.

"Program pelatihan ini meliputi kegiatan workshop dan pendampingan bagi 1.000 petani kopi lokal di Kabupaten Lahat demi membantu para petani kopi meningkatkan kualitas biji kopi sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi," ungkap Head of Communications E-commerce Tokopedia and ShopTokopedia, Aditia Grasio Nelwan, Kamis (25/7/2024).

Aditia menerangkan, Tokopedia dan Shop Tokopedia menyadari perlunya pengembangan hulu industri kopi di Indonesia. Pihaknya ingin petani kopi juga merasakan dampak digitalisasi yang terus dilakukan pihaknya.

"Kami berharap semakin banyak pahlawan ekonomi yang muncul di industri kopi Indonesia" jelas dia.

3. Kopi Sumsel khususnya Lahat dinilai berpotensi

Ilustrasi biji kopi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Aditia menyadari jika kopi Sumsel belum banyak dilirik oleh penikmat kopi di Indonesia. Padahal menurut Data BPS, Sumsel menjadi salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia dengan total produksi 208.007 ton atau setara 26,85 persen dari total produksi nasional sebesar 774.096 ton.

Dirinya menilai selama ini banyak yang luput dari kopi Sumsel. Walakin, pihaknya optimis dapat mengembangkan potensi yang ada.

"Potensi pasarnya besar melihat pasar di Indonesia. Kami ingin menggali potensi kopi yang belum terangkat, ini yang kami sadari di Lahat bahwa mereka memiliki potensi yang luar biasa namun belum terangkat," jelas dia.

4. Inisiatif Tokopedia dalam mengangkat kopi lokal Indonesia

Workshop Tokopedia dan Shop Tokopedia bersama petani di Lahat (IDN Times/Rangga Erfizal)

Komitmen Tokopedia dan ShopTokopedia akan terus mendukung UMKM, termasuk di Lahat dan Sumsel, yang diwujudkan lewat berbagai inisiatif seperti Tokopedia Coffee Fest, Beli Lokal, dan Tokopedia NYAM! yang mempermudah masyarakat untuk belanja produk dari brand lokal. 

"Melalui beragam inisiatif, upaya kolaborasi dengan berbagai pihak, dan pemanfaatan teknologi digital, Tokopedia dan ShopTokopedia berharap dapat senantiasa mendukung para pelaku UMKM, termasuk industri kopi lokal, agar dapat menciptakan peluang dan memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia, termasuk para petani kopi," jelas dia.

Aditia mencatat selama semester I 2024 terjadi peningkatan penjualan kopi di beberapa daerah seperti Bengkulu, Sulawesi Barat, dan Jambi, dengan rata-rata kenaikan mencapai 2 kali lipat. Sedangkan di Shop Tokopedia, beberapa daerah mencatatkan diri menjadi wilayah tertinggi jumlah transaksi untuk produk kopi antara lain Jawa Timur, Bali, dan Kepulauan Riau, dengan rata-rata kenaikan 4,5 kali lipat.

"Hal ini tidak lepas dari Kampanye Beli Lokal. Tokopedia mencatat kenaikan rata-rata penjualan UMKM kopi mencapai lebih dari 11 kali lipat selama 3 bulan pertama bergabung di kampanye Beli Lokal pada periode Desember-Februari 2024 dibandingkan Desember-Februari 2023," jelas dia.

Secara keseluruhan, jenis kopi yang paling laris dalam kampanye ini adalah biji kopi 50 persen arabika 50 persen robusta. Lalu biji kopi robusta Toraja Rantebua, dan biji kopi arabika Gayo. Sedangkan untuk di Sumsel, biji kopi arabika Malabar, biji kopi robusta Pagar Alam, dan kopi bubuk robusta Semendo menjadi yang paling laris selama semester I 2024.

"Beberapa daerah di Sumatra Selatan seperti Musi Banyuasin, Ogan Komerin Ulu Selatan, dan Empat Lawang mencatat kenaikan tertinggi dengan rata-rata hingga 3 kali lipat," jelas dia.

5. Apresiasi Tokopedia bimbing 1.000 petani di Lahat

Perkebunan Kopi di Lahat, Sumatra Selasan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kepala Dinas Perkebunan Lahat, Vivi Anggraini, turut mengungkapkan jika komoditas kopi di Lahat berpotensi besar untuk diangkat dan diperjuangkan. Selama ini pihaknya mencatat jika Lahat menjadi wilayah penghasil kopi terbesar di Sumsel.

"Pemerintah Kabupaten Lahat mengapresiasi langkah Tokopedia dan ShopTokopedia serta SCOPI dalam mendukung pengembangan potensi sektor kopi di Lahat," jelas Vivi.

Total ada 1.000 petani di Lahat yang dibimbing untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka mengenai budidaya kopi. Diharapkan para petani juga berkembang menerapkan metode perkebunan modern.

"Kami berharap program pelatihan ini dapat membantu para petani kopi di Lahat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya kopi berkelanjutan, sehingga biji kopi Lahat bisa mendapatkan panggung yang semakin luas di kancah nasional hingga global," jelas dia.

6. Petani muda di Lahat terbantu pasarkan biji kopi terbaik di Tokopedia

Proses stek kopi Robusta (IDN Times/Rangga Erfizal)

Salah satu petani kopi di Lahat sekaligus pemilik usaha Kopi Serambi, Yogi Kurniawan mengatakan, dirinya ikut tertarik mengembangkan kopi Lahat ke pasar nasional. Menekuni usaha ini sejak 2017, Yogi berambisi memperbaiki kualitas biji kopi di wilayah Jarai.

"Pada November 2019, saya membuka toko online Kopi Serambi di Tokopedia untuk menjawab permintaan pelanggan di berbagai kota di Indonesia. Ke depannya, saya juga ingin memanfaatkan ShopTokopedia dalam aplikasi TikTok agar mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas,” jelas Yogi.

Sebagai petani, Yogi mengatakan jika dirinya banyak terbantu Tokopedia dalam memasarkan biji kopi. Rata-rata pelanggannya itu merupakan para pelaku usaha lainnya yang juga menjual produk kopi atau memiliki kedai kopi.

"Dari berjualan kopi ini, saya bisa meningkatkan perekonomian keluarga dan membuka lapangan kerja baru di desa," jelas dia.

Yogi pun mencatatkan omset jutaan rupiah dari berjualan di Tokopedia. Dirinya tak menyangka jika kopi Lahat banyak diminati masyarakat hingga ke pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

"Sebagai petani muda saya juga sering membagikan informasi dan pemahaman kepada para petani kopi lokal untuk memperbaiki kualitas biji kopi yang ditanamnya sehingga mampu dijual dengan nilai yang lebih tinggi," tutup dia.

Editorial Team