Calon gubernur Sumsel Urut 1 Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)
Herman Deru menilai, pembangunan infrastruktur di Sumsel akan dibuat terkoneksi antar kabupaten hingga ke kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mendorong pemerataan ekonomi yang lebih merata sehingga berdampak ke masyarakat luas. "Utamanya akses dari sentra produksi menuju sentra pemasaran," jelas dia.
Ia menilai, pembangunan merata harus dibangun tak melulu soal pembangunan monumental. Beberapa jalan penghubung baru antar kabupaten dan kota diperlukan untuk pemerataan sehingga akses Palembang sebagai pusat ekonomi semakin dekat.
"Di zaman saya ada pembangunan yang bisa dirasakan, pak Eddy juga merasakan jalan Lubuk Linggau-Pali yang mampu mereduksi waktu tempuh perjalanan," jelas dia.
Deru pun mengklaim selama menjadi Gubernur 2018-2023 belasan gedung olahraga (GOR) baru dibangun selama menjadi gubernur. Dana pembangunan itu bisa dilakukan tak melulu melalui dana APBD dan APBN. Pemerintah dinilai bisa melibatkan perusahaan yang beroperasi di Sumsel untuk melakukan pembangunan melalui dana CSR.
"Saya meresmikan ada 11 bangunan stadion (GOR) baru di Sumsel. Semuanya dibangun perusahaan termasuk di kampung halaman Mawardi (Ogan Ilir)," jelas dia.
Pembangunan yang ada dapat terlaksana lewat berbagai skenario mulai dari penggunaan dana APBN, APBD dan CSR. Untuk itu, dirinya meyakini pemerataan infrastruktur perlu upaya pemerintah, swasta serta peran penting masyarakat Sumsel.
"Termasuk dari hasil pajak yang juga menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kita gunakan untuk pembangunan," jelas dia.