Kondisi rumah warga ya g terendam banjir di Muba. (Dok. BPBD Muba)
Data BPBD Sumsel mencatat, banjir yang melanda Mura terjadi di Kecamatan Muara Lakitan dengan total tujuh desa/kelurahan terdampak banjir. Kejadian banjir terjadi di Mura mengakibatkan 3.520 KK terdampak banjir dimana ada tujuh desa yang terendam seperti Desa Lubuk Pandan dengan total 380 KK terdampak, Desa Semangus 438 KK terdampak, Desa Pendingan 50 KK, Desa Prabumulih 1, 305 KK.
Lalu kelurahan Muara Lakitan, 1.160 KK, Desa Sungai Pinang 37 KK, dan Desa Prabumulih 2, 150 KK terdampak. Banjir tersebut terjadi akibat dua Sungai di Mura yakni, Sungai Lakitan dan Musi meluap.
Sementara, di wilayah Muratara terdapat lima kecamatan yang terendam banjir seperti Kecamatan Rawas Ulu dengan dua desa terdampak, Kecamatan Rawas Ilir dengan tujuh desa terdampak. Lalu Kecamatan Kadang Dapo tujuh desa, Kecamatan Rupit 10 Desa dan Kecamatan Karang Jaya lima Desa.
Lalu untuk di Musi Banyuasin ada enam wilayah yang terendam banjir dengan total 4.168 KK yang terdampak. BPBD Sumsel mencatat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan Sungai Rawas, Sungai Musi dan Sungai Batanghari sehingga banyak warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai akhirnya terdampak banjir.
"Banjir yang melanda Muratara, dan Mura sudah berlangsung lebih dari sepekan. Sementara untuk banjir di Muba sudah berlangsung lebih dari lima hari," jelas dia.