Palembang, IDN Times - Rencana pembangunan jembatan laut antar provinsi yang menghubungkan Sumatra Selatan (Sumsel) dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dikabarkan akan terus berlanjut.
Namun rencana jembatan yang diberi nama Bahtera Sriwijaya mendapat penolakan dari pengusaha dari Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (GAPASADAP). Mereka menganggap pembangunan akan mubazir.
"Pembangunan jembatan tersebut membutuhkan investasi belasan triliun rupiah. Harga yang sangat fantastis untuk satu jembatan yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendukung program pemerintah dalam mengembangkan jalur-jalur maritim," ungkap Ketua Bidang Tarif DPP GAPASADAP, Rakhmatika Ardianto, Senin (17/5/2021).