Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pihak kepolisian tengah melakukan olah TKP korban diduga dibunuh di kebun durian. (Dok. Polsek Lais)
Pihak kepolisian tengah melakukan olah TKP korban diduga dibunuh di kebun durian. (Dok. Polsek Lais)

Intinya sih...

  • Sebelumnya, korban bersama ayahnya sedang menjaga kebun durian

  • Hasil pemeriksaan di Puskesmas Gardu Harapan, korban mengalami sejumlah luka bacok

  • Korban kemungkinan keluar untuk melihat apakah ada buah durian yang jatuh

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times -Warga Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) geger dengan penemuan jasad Frima Mandala Putra (22), warga Dusun I Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Muba. Frima ditemukan tewas bersimbah darah di areal kebun kelapa sawit kawasan Dusun V pada Jumat (2/1/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga dan ayahnya. Saat ditemukan di tubuh korban terdapat sejumlah luka di bagian wajah dan leher. Sebelumnya, korban diketahui bersama orang tuanya Rowani sedang menjaga kebun durian yang berada di area kebun sawit milik keluarga.

1. Hasil pemeriksaan di Puskesmas Gardu Harapan korban mengalami sejumlah luka bacok

Ilustrasi pembunuhan. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolsek Lais AKP Syawaluddin mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di Puskesmas Gardu Harapan, korban mengalami sejumlah luka bacok. Diduga kuat menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami beberapa luka bacok cukup dalam di area wajah, rahang, hingga leher. Bahkan terdapat bagian tulang leher belakang yang terputus sebagian,” ujarnya.

2. Korban kemungkinan keluar untuk melihat apakah ada buah durian yang jatuh

Ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Sukma Shakti)

Dari keterangan saksi, sekitar pukul 04.00 WIB sebelumnya orang tua korban masih sempat bersama korban di pondok yang sama. Selanjutnya sekitar 04.30 WIB orang tua korban tertidur di pondok yang sama tersebut.

"Tanpa diketahui oleh orang tua korban ternyata anaknya kemungkinan keluar untuk melihat apakah ada buah durian yang jatuh," ungkap Kapolsek.

Sekitar pukul 06.00 WIB ayah korban mendengar teriakkan yang memanggil namanya. Saat keluar pondok dan mendekati sumber suara ternyata anaknya sudah tergeletak di tanah dalam keadaan bersimbah darah dan meninggal dunia.

3. Jasad korban ditemukan seorang petani yang tengah melintas di kebun

Ilustrasi pembunuhan. (IDN Times/Cije Khalifatullah)

Seorang saksi bernama Subhan Adinata (51) yang juga petani diketahui tengah melintas menuju kebun saat kejadian. Subhan yang mengetahui kejadian tersebut lantas membantu memberitahukan kepada pihak keluarga.

"Setelah menerima informasi, personel Polsek Lais langsung mendatangi lokasi kejadian, memasang garis polisi serta melakukan penyelidikan awal. Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan lidik untuk mengungkap pelaku," terangnya.

Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka dan dimakamkan pada hari yang sama.

"Saat ini tim masih terus mendalami penyebab kematian korban. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor guna mempercepat pengungkapan kasus," kata AKP Syawaluddin.

Editorial Team