Gambar dari empat pelaku di bawah umur
Kronologi pembunuhan AA itu bermula ketika IS yang berstatus siswa itu dikenalkan kepada AA, oleh N. Lalu, IS menaruh rasa kepada AA, tapi cintanya ditolak.
Lantaran kesal, IS berencana untuk menemui AA di sebuah pagelaran kuda kepang yang tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sebelum menemui AA, IS mengumpulkan tiga temannya, yaitu MZ, NS dan AS pada Sabtu siang, 31 Agustus 2024, pukul 13.00 WIB.
Di sana, IS dan kawan-kawan menonton video asusila dan mengoleksi beberapa video asusila di handphone. IS juga sempat mengutarakan ingin memperkosa korban AA kepada tiga temannya.
Akhirnya, pada siang menjelang sore, IS dan tiga temannya ini menemui AA di pagelaran kuda kepang. AA datang diajak teman dekatnya N yang merupakan penghubung antara IS dan AA.
IS dan tiga temannya kemudian membawa AA ke TPU Talang Kerikil, tepatnya di lokasi pembakaran maya. Di sanalah aksi keji itu diduga dilakukan oleh empat anak dibawah umur itu.
IS memegang satu tangan korban dan membekap mulut dan hidung korban hingga henti napas. Tiga temannya turut membantu IS untuk memegang tangan dan kedua kaki korban.
Setelah memastikan AA--yang saat itu mengenakan satu stel pakaian jersey bola bercorak biru--tidak lagi bergerak, IS dan tiga temannya memerkosa AA.