Palembang, IDN Times - Masuk hari pertama sekolah, Senin (15/7), banyak orang tua dan wali berdatangan secara silih berganti hingga ke pintu gerbang Sekolah Menengah Atas (SMA)Taruna Indonesia plus semi militer Palembang, untuk mengantarkan anak mereka.
Mereka berharap, setelah menempa ilmu di sekolah taruna yang berlokasi di jalan Sukabangun II, Kecamatan Sukarame ini, sang anak bisa meneruskan ke jenjang militer yang sesungguhnya.
Nah, nama SMA Taruna Indonesia plus semi militer Palembang ini sendiri, beberapa hari belakang kerap muncul di sejumlah media. Itu karena adanya peristiwa kematian satu siswa taruna di SMA tersebut, Dlw (14), saat menjalani masa dasar bimbingan fisik dan mental.
Misteri kematian korban juga yang cukup menjanggalkan, lantaran ada luka lebam pada bagian tubuhnya, yang di anggap tim forensik RS Bhayangkara menjadi bukti ada kekerasan. Hingga saat ini, polisi masih belum mau menetapkan tersangka.
