Agam, IDN Times - Musrizal (55), warga Nagari Salareh Aia berjalan tertatih menelusuri lokasi bekas 'galodo' alias banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (30/11/2025) siang. Pria paruh baya tersebut mengais puing, memandang alat berat yang sedang membulak-balikkan reruntuhan rumah, untuk mencari korban-korban yang hilang.
Serupa dengan niat Musrizal, yang mencari dua orang anaknya yang masih hilang belum diketahui keberadaannya sejak banjir pada Kamis, 27 November 2025 lalu.
"Anak saya masih belum ketemu. Saya juga baru bisa keluar hari ini untuk mencari tahu keberadaan kedua anak saya yang hilang ini, karena saya juga luka-luka dan dirawat sejak Kamis kemarin," katanya.