Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Proses pemadaman api karhutla di wilayah 8 Ulu Palembang (Dok: istimewa)
Proses pemadaman api karhutla di wilayah 8 Ulu Palembang (Dok: istimewa)

Intinya sih...

  • Kebakaran hebat melanda 8 Ulu Palembang, menghanguskan tiga rumah semi permanen pada Rabu (1/7/2024).
  • Meskipun tidak ada korban jiwa, warga yang rumahnya terbakar harus mengungsi karena kejadian tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di 8 Ulu Palembang, mengakibatkan tiga rumah semi permanen hangus terbakar pada Rabu (1/7/2024).

Ketua RT 28, Yulizar, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat dari arah belakang rumah warga dan dengan cepat menyambar rumah lainnya. "Saya ada di TKP saat kebakaran melanda. Saya juga menyaksikan api itu muncul dari kayu di ketiga rumah dan langsung membesar," ungkap Yulizar.

1. 3 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi

Proses pemadaman api karhutla di wilayah 8 Ulu Palembang (Dok: istimewa)

Kebakaran tersebut menimpa rumah warga bernama Rizal, Ida, dan Bambang. Warga yang menyaksikan kejadian berusaha memadamkan api, namun usahanya sia-sia.

Menurut dugaan awal, api berasal dari rumah yang sedang memasak air menggunakan kayu bakar. Diduga api yang digunakan untuk membakar air tertiup angin dan menyambar kayu rumah. "Kami pun mengadukan kejadian ini sehingga ada 3 unit mobil PBK datang dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.10 WIB," jelas Yulizar.

2. Semua penghuni selamat dari kejadian ini

ilustrasi kebakaran (unsplash.com/Ricardo Gomez Angel)

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, warga yang rumahnya terbakar harus mengungsi karena tidak ada yang tersisa dari kejadian tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua penghuni selamat," tambah Yulizar.

3. Polisi dalami penyebab kebakaran

Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, Kompol Alex Adriyan, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

"Hingga kini, anggota kami masih di lapangan dan penyebab api belum diketahui," ungkap Alex Adriyan.

Editorial Team